Sabalenka ke Final US Open 2026, Bidik Gelar Ketiga Beruntun
Aryna Sabalenka memastikan tiket final US Open 2026 setelah menundukkan Jessica Pegula 7-5, 6-2 di Arthur Ashe Stadium, Jumat, 11 September 2026. Kemenangan ini menjaga peluang Sabalenka meraih gelar US Open untuk tiga tahun beruntun.
Laga dan jalannya pertandingan
Pertandingan berlangsung ketat pada awalnya. Sabalenka sempat tertinggal dalam persaingan pada sepuluh gim pertama sebelum memimpin 6-5 dan mematahkan servis Pegula untuk merebut set pertama 7-5. Pada set kedua, permainan Sabalenka meningkat dan ia memimpin 3-1 sebelum menutup laga.
Statistik dan momen kunci
Sabalenka tampil lebih dominan pada poin-poin penting. Pegula kesulitan pada servis keduanya dan hanya memenangkan lima dari 19 poin—sekitar 26 persen—pada servis kedua. Sabalenka mematahkan servis lawan dua kali sepanjang pertandingan.
"Saya merasa bermain sangat baik hari ini dan setiap keputusan yang saya ambil terasa tepat," kata Sabalenka usai pertandingan.
"Target saya adalah mencapai final, dan tentu saya ingin melangkah hingga menjadi juara," tambahnya.
Rekor dan catatan sejarah
Kemenangan ini merupakan kemenangan ketiga beruntun Sabalenka atas Pegula di US Open dan mengantarkan petenis Belarus berusia 28 tahun itu ke final Grand Slam kesembilan dalam kariernya. Ia juga menorehkan rekor baru era Terbuka dengan mencapai delapan final Grand Slam lapangan keras secara beruntun, melewati rekor tujuh yang dicatatkan Steffi Graf, Martina Hingis, dan Novak Djokovic.
Sabalenka kini menjadi petenis putri keenam pada era Terbuka yang mencapai sedikitnya empat final tunggal US Open beruntun. Nama-nama yang sebelumnya mencapai prestasi serupa antara lain:
- Evonne Goolagong Cawley
- Chris Evert
- Martina Navratilova
- Steffi Graf
- Serena Williams
Siapa di final dan prospek gelar
Pada partai puncak nanti, Sabalenka akan menghadapi unggulan kedua Elena Rybakina, yang sudah dua kali menjadi lawannya di final Grand Slam. Sabalenka membawa catatan impresif dan ambisi besar setelah melalui periode sulit di pertengahan musim.
Dengan penampilan konsisten di lapangan keras, Sabalenka memburu gelar Grand Slam kelima dalam kariernya dan berpeluang mencatat sejarah baru jika berhasil mempertahankan gelar US Open untuk tahun ketiga berturut-turut.
Perjalanan menuju final yang ketat ini mempertegas Sabalenka sebagai salah satu favorit juara di Flushing Meadows musim ini.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Kerim Memija Butuh Sebulan Menyesuaikan Diri dengan Cuaca Jakarta
Kerim Memija, pemain Persija asal Bosnia-Herzegovina, butuh sebulan menyesuaikan diri dengan cuaca panas Jak...
Saddil Ramdani Cepat Beradaptasi di Persebaya
Saddil Ramdani cepat beradaptasi di Persebaya sejak latihan 9 Sept 2026 dan serius mengikuti arahan pelatih...
PSG Gasak Slovan 6-1, Torres Cetak Hat-trick di Parc des Princes
PSG mengalahkan Slovan Bratislava 6-1 di Parc des Princes, Ferran Torres mencetak hat-trick, Dembélé sumbang...
Bayern Hajar Bodo/Glimt 5-0 di Allianz Arena
Bayern menang 5-0 atas Bodo/Glimt di Allianz Arena, Jumat 11 Sept 2026; Olise cetak brace dan Musiala membuk...
Dewa United Siapkan Taktik Jitu Redam Bhayangkara FC
Dewa United siap menghadapi Bhayangkara FC di Banten International Stadium pada 11 September 2026 dengan tak...
Indonesia Tumbang 53-98 dari Jepang di Asian Games 2026
Indonesia takluk 53-98 dari Jepang di laga pembuka Grup A Asian Games 2026 di Nagoya; Jepang dominan sejak k...