Kesehatan

Teknik Menyikat Gigi yang Benar: Panduan 2 Menit dan 7 Langkah

Bagikan:
Ilustrasi teknik menyikat gigi dengan sudut 45 derajat dan sikat bulu lembut

Inti: Menyikat gigi yang benar penting untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi. Mengacu pada American Dental Association, menyikat gigi sebaiknya dilakukan minimal dua kali sehari dengan pasta berfluoride, masing-masing selama sekitar dua menit, dan menggunakan teknik yang tepat agar tidak merusak email maupun gusi.

Frekuensi dan durasi

Anda disarankan menyikat gigi dua kali sehari: pagi dan malam. Setiap sesi sebaiknya berlangsung sekitar dua menit agar semua permukaan gigi terjangkau.

Untuk memastikan durasi tercapai, bagi mulut menjadi empat kuadran dan sikat setiap kuadran selama sekitar 30 detik.

Memilih sikat gigi yang tepat

Pilih sikat dengan kepala berukuran kecil dan bulu yang lembut. Sikat tipe ini lebih mudah menjangkau area sempit dan lebih aman untuk gusi.

Ganti sikat setiap 3–4 bulan, atau lebih cepat jika bulu sikat sudah rusak atau mekar.

Teknik menyikat yang dianjurkan

Posisikan kepala sikat membentuk sudut sekitar 45 derajat terhadap garis gusi. Gunakan gerakan perlahan dengan pola memutar kecil, bukan menggosok keras secara horizontal.

Hindari menekan terlalu kuat. Tekanan berlebih tidak membuat gigi lebih bersih, justru dapat mengikis email dan menyebabkan resesi gusi.

Area yang harus dibersihkan

Bersihkan semua permukaan gigi secara bergantian, yaitu:

  • bagian luar (menghadap pipi),
  • bagian dalam (menghadap lidah/palatum),
  • permukaan kunyah (gigi geraham),
  • bagian belakang gigi geraham yang sering terlewatkan.

Untuk permukaan bagian dalam gigi depan, posisikan sikat secara vertikal dan gerakkan ujung kepala sikat naik-turun dengan lembut.

Perawatan tambahan dan kebiasaan aman

Bersihkan lidah untuk mengurangi bakteri penyebab bau mulut, meski langkah ini tidak menggantikan penyikatan gigi.

Setelah menyikat, buang sisa pasta gigi dengan meludah dan hindari berkumur berlebihan dengan banyak air, agar fluoride tetap menempel lebih lama pada permukaan gigi.

Jangan langsung menyikat setelah mengonsumsi makanan atau minuman asam. Tunggu sekitar satu jam untuk mengurangi risiko abrasi pada email yang melemah.

Penyimpanan sikat gigi

Setelah dipakai, bilas sikat gigi dan simpan dalam posisi tegak agar cepat kering. Hindari menutup rapat sehingga bulu tetap lembab, yang bisa memicu pertumbuhan bakteri.

Dengan mengikuti panduan frekuensi, durasi, pemilihan sikat, dan teknik menyikat yang tepat, Anda dapat meningkatkan kebersihan mulut sekaligus melindungi email dan gusi dari kerusakan.

Putri Anindya
Penulis
Putri Anindya

Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.

Berita Terkait