Ekonomi

Harga Emas Antam Naik Rp4.000 per Gram, Ini Rinciannya

Bagikan:
Ilustrasi koin emas Antam dan grafik harga emas

Harga emas Antam naik tipis sebesar Rp4.000 per gram pada perdagangan Sabtu, 12 September 2026. Kenaikan ini tercatat di platform penjualan resmi Logam Mulia sehingga harga emas ukuran 1 gram kini berada di level yang lebih tinggi dibanding hari sebelumnya yang sempat turun.

Pergerakan harga dan buyback

Menurut data yang dipublikasikan di situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam untuk ukuran 1 gram tercatat Rp2.604.000. Sementara itu, harga buyback dipatok pada Rp2.600.000 per gram.

Rincian harga per berat

Logam Mulia menawarkan beragam pilihan berat mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Berikut daftar harga yang berlaku pada Sabtu, 12 September 2026:

  • Harga emas Antam 0,5 gram: Rp1.352.000
  • Harga emas Antam 1 gram: Rp2.604.000
  • Harga emas Antam 2 gram: Rp5.148.000
  • Harga emas Antam 3 gram: Rp7.697.000
  • Harga emas Antam 5 gram: Rp12.795.000
  • Harga emas Antam 10 gram: Rp25.535.000
  • Harga emas Antam 25 gram: Rp63.712.000
  • Harga emas Antam 50 gram: Rp127.345.000
  • Harga emas Antam 100 gram: Rp254.612.000
  • Harga emas Antam 250 gram: Rp636.265.000
  • Harga emas Antam 500 gram: Rp1.272.320.000
  • Harga emas Antam 1.000 gram: Rp2.544.600.000

Apa yang perlu diperhatikan investor

Data harga emas diperbarui secara berkala di situs resmi Logam Mulia. Investor disarankan meninjau tren pergerakan harga jangka pendek dan biaya jual kembali sebelum mengambil keputusan transaksi. Perbedaan harga antar bobot juga mencerminkan struktur penjualan yang berbeda untuk setiap ukuran.

Kenaikan kecil seperti Rp4.000 per gram mencerminkan fluktuasi harian pasar emas. Pilihan waktu pembelian atau penjualan sebaiknya disesuaikan dengan tujuan investasi dan toleransi risiko masing-masing.

Secara ringkas, harga emas Antam pada 12 September 2026 menunjukkan penguatan tipis, sementara informasi harga lengkap dapat dicek langsung melalui kanal resmi untuk memastikan aktualitas sebelum bertransaksi.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait