Dodhy Umumkan Kangen Band Resmi Dibubarkan
Gitaris dan pendiri Kangen Band, Dodhy Hardiyanto, mengumumkan pembubaran resmi grup musik itu pada Sabtu, 12 September 2026 melalui unggahan Instagram. Pengumuman menyebutkan adanya persoalan internal berkepanjangan yang membuat Dodhy memutuskan membubarkan band yang berdiri sejak 4 Juli 2005.
Pengumuman dan alasan pembubaran
Dodhy menegaskan keputusan itu datang setelah menanggung "rasa sakit" dalam waktu lama. Ia menulis keterangan di akun Instagram pribadinya yang menyorot adanya "kezoliman" internal sebagai penyebab utama pembubaran.
Bismillah saya dengan sadar menyatakan kangen band bubar di karnakan ada kezoliman di dalam nya. Saya selaku owner dan founder kangen band sudah menyimpan rasa sakit ini sekian lama
Larangan penggunaan lagu ciptaan Dodhy
Selain mengumumkan bubarnya band, Dodhy memberi peringatan tegas soal penggunaan lagu-lagunya. Ia meminta agar mantan personel dan event organizer tidak membawa karya-karya ciptaannya dalam kegiatan mereka.
Untuk para personil yang terlibat dan para EO di larang keras member dari ex kangen band membawa lagu-lagu ciptaan saya. Saya ucapkan terima
Dodhy merupakan pencipta sejumlah lagu populer Kangen Band. Lagu-lagu yang disebut dalam pengumuman antara lain:
- Yolanda
- Pujaan Hati
- Tentang Aku
- Kau dan Dia
- Selingkuh
- Terbang Bersamamu
Unggahan, reaksi, dan bukti visual
Dalam unggahannya, Dodhy menyertakan foto lima personel Kangen Band memakai jas hitam dengan tambahan tulisan Bubar dan visual batu yang tampak mengarah ke mereka. Ia menutup kolom komentar pada akun Instagram untuk unggahan tersebut.
Hingga pantauan pada pukul 20.18 WIB, unggahan itu mendapat sekitar 19,5 ribu suka dan telah dibagikan 1.641 kali.
Sejarah singkat dan formasi terakhir
Kangen Band didirikan pada 2005 dan sempat mengalami beberapa kali pergantian personel. Belakangan, band ini kembali tampil dengan formasi yang disebut sebagai formasi terakhir pada era 2020-an.
Formasi terakhir yang disebut dalam pengumuman meliputi Andika Mahesa sebagai vokalis utama dan Dodhy Hardiyanto sebagai gitaris sekaligus CEO. Personel lain tercatat Rustam Wijaya (gitaris ritme), Novri Azwar (basis), dan Muhammad Bari Alfarizi (kibordis).
Pembubaran ini menandai akhir perjalanan sebuah band yang dikenal luas di kancah musik Indonesia, sekaligus membuka isu hak cipta dan penggunaan lagu di antara mantan anggota ke depan.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Film Hasut: Horor Psikologis lewat Teror Suara, Tayang 8 Oktober
Film horor Hasut mengandalkan teror suara dan konflik psikologis di hutan; tayang 8 Oktober 2026.
Kim Garam Siap Debut Akting, Management KOO Rilis Foto Profil
Kim Garam rilis foto profil untuk persiapan debut akting bersama Management KOO, menandai babak baru kariern...
Debut Internasional Aghniny Haque di Khadam, Pelajari Bahasa Isyarat
Aghniny Haque memulai debut internasional lewat film horor Khadam, memerankan ibu bisu dan mempelajari bahas...
T.O.P Batal Fan Meeting PRE-STUDIO 2026 di Jakarta
TONZ Entertainment membatalkan fan meeting T.O.P PRE-STUDIO 2026 di Jakarta (19 Sept 2026) karena kondisi lo...
Anthea Putri Turk Bawakan 'Indonesia Raya' Tiga Stanza di HUT RRI ke-81
Anthea Putri Turk membuka HUT ke-81 RRI (11 Sept 2026) dengan menyanyikan Indonesia Raya tiga stanza sambil...
SMARTFREN Luncurkan Web Series Horor Komedi 'Penghuni Rumah Warisan'
SMARTFREN dan MNC Group meluncurkan web series horor komedi 'Penghuni Rumah Warisan' yang mulai tayang 10 Se...