ONDA Bidik Pasar Proyek untuk Perkuat Bisnis Perpipaan
PT ONDA MEGA INTEGRA memperluas target pasar dari ritel ke segmen proyek dan institusional. Langkah itu dilakukan saat perusahaan memamerkan solusi perpipaan di Water Indonesia 2026, Jakarta International Expo, 9 September 2026. Tujuan utama adalah memperkuat bisnis perpipaan sekaligus membuka peluang kemitraan dengan kontraktor, pengembang, dan instansi terkait.
Strategi perluasan pasar di pameran
Perusahaan memanfaatkan pameran sebagai platform untuk memperkenalkan portofolio produk kepada pelaku proyek dan pemangku kepentingan infrastruktur. Partisipasi ini memberi kesempatan bertemu calon mitra yang selama ini berada di luar jaringan ritel ONDA.
Assistant Manager Marketing PT ONDA MEGA INTEGRA, Christ Athalia, menyatakan bahwa pameran menjadi momen penting untuk memperluas penetrasi pasar.
"Water Indonesia menjadi wadah bagi ONDA untuk memperluas penetrasi ke pasar proyek dan institusional. Melalui partisipasi ini, kami berupaya menawarkan solusi Sanitary & Plumbing yang menyeluruh untuk berbagai kebutuhan mitra,"
Segmentasi pasar dan pendekatan
ONDA menargetkan berbagai segmen yang tiap-tiapnya memiliki kebutuhan perpipaan berbeda. Kelompok yang dibidik meliputi:
- Kontraktor dan pengembang properti
- Perusahaan industri dan distributor
- Pengelola gedung dan instansi pemerintah
- Perusahaan daerah air minum dan institusi infrastruktur air
Perusahaan menjelaskan bahwa pameran menjadi kesempatan untuk memahami spesifikasi teknis dan tantangan yang dihadapi tiap segmen. Dengan begitu, ONDA dapat menawarkan solusi yang sesuai kebutuhan proyek.
"Selain melihat angka pengunjung stan, keberhasilan kami juga mencakup kualitas calon mitra dan peluang kerja sama jangka panjang yang dapat ditindaklanjuti,"
Produk dan pengembangan portofolio
Di stan pameran, ONDA memamerkan rangkaian produk yang merepresentasikan solusi perpipaan dan pengelolaan air. Produk yang ditampilkan meliputi sambungan pipa, katup, meteran air, serta produk pendukung sistem perpipaan.
Salah satu yang diperkenalkan adalah Water Meter R160. Meter ini berdiameter nominal setengah inci dan memiliki tekanan nominal hingga 16 bar. Rancangannya ditujukan untuk mengukur pemakaian air secara akurat pada rumah tangga dan bangunan kecil.
Dampak dan prospek
ONDA melihat permintaan akan produk perpipaan dan katup terus meningkat seiring pembangunan permukiman, komersial, industri, dan infrastruktur. Faktor kualitas, daya tahan, dan ketersediaan menjadi pertimbangan utama pembeli di segmen proyek.
Keikutsertaan di Water Indonesia 2026 merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. ONDA berencana menindaklanjuti calon mitra melalui penawaran, konsultasi produk, dan pembahasan kebutuhan proyek agar kerja sama dapat terealisasi setelah pameran.
Dengan fokus pada solusi terintegrasi dan pendekatan proyek, ONDA berharap memperkuat posisinya dalam ekosistem perpipaan nasional dan membuka jalur pertumbuhan baru di segmen institusional.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Multi Power Aditama Perkuat Layanan Pelanggan Lewat Pilihan Produk
Multi Power Aditama tawarkan produk dari segmen ekonomi hingga premium dan perkuat layanan purna jual untuk...
Harga Emas Antam Naik Rp4.000 per Gram, Ini Rinciannya
Harga emas Antam naik Rp4.000/gram pada 12 September 2026; 1 gram kini Rp2.604.000 dengan buyback Rp2.600.00...
TPS3R Guwosari Kelola 4,5 Ton Sampah dan Serap 27 Pekerja
TPS3R Guwosari mengelola 4,5 ton sampah per hari dan menyerap 27 pekerja lewat program Go Sari yang dibina P...
Kunjungan Lawang Sewu Tembus 1,63 Juta hingga Agustus 2026
Lawang Sewu mencatat 1.636.638 kunjungan sejak 2024 hingga Agustus 2026; data lengkap, arus penumpang stasiu...
Rupiah Melemah 64 Poin, Ditutup Rp17.611 di Tengah Ketegangan
Rupiah ditutup melemah 64 poin ke Rp17.611 karena ketegangan Timur Tengah dan prospek inflasi AS yang memper...
IHSG Melemah 0,73% pada Penutupan Jumat, Sentimen Global Tekan
IHSG ditutup melemah 0,73% ke 6.541,37 pada 11 Sep 2026, terdampak sentimen geopolitik dan lonjakan imbal ha...