Lokal

Pemprov Sumut Salurkan Rp3,5 M ZIS dan Dorong Penghimpunan Zakat

Bagikan:
Penyerahan bantuan ZIS oleh Gubernur Sumut di Aula RIS pada 30 Juni 2026

Medan — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendorong optimalisasi penghimpunan zakat setelah menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) senilai Rp3,5 miliar kepada 5.051 penerima manfaat pada Triwulan II Tahun 2026. Penyerahan simbolis dilakukan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Selasa (30/6/2026).

Penyaluran ZIS Triwulan II 2026

Bantuan ZIS diserahkan secara bertahap untuk program pemberdayaan dan bantuan sosial di berbagai daerah di Sumut. Kegiatan ini adalah bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui kerjasama antara pemerintah daerah dan lembaga zakat.

Gubernur Sumut, Bobby Nasution, mengapresiasi kinerja BAZNAS Sumut dalam menghimpun dan menyalurkan zakat meski kebutuhan masyarakat terus meningkat.

"Kami apresiasi apa yang sudah dilakukan BAZNAS Sumut yang telah melaksanakan penyaluran zakat. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa meningkatkan di internal Pemprov Sumut agar semakin banyak membayar zakat,"

Target dan tantangan penghimpunan

Pemprov Sumut menetapkan target penghimpunan zakat Rp29 miliar untuk 2026. Namun realisasi hingga 29 Juni 2026 baru mencapai Rp6,171 miliar, atau sekitar seperlima dari target tahunan.

Karena itu, Pemerintah menggarisbawahi perlunya gerakan penghimpunan yang lebih masif agar potensi zakat di Sumut tidak hanya menjadi angka di atas kertas, melainkan dapat dikonversi menjadi bantuan nyata.

"Zakat ini diharapkan dapat meringankan apa yang dirasakan masyarakat. Kami ingin bahasa kolaborasi bukan hanya wacana, bukan hanya sebuah kata-kata di acara seremonial, tapi benar-benar bisa dilaksanakan di lapangan. Tujuan utamanya adalah menyejahterakan masyarakat,"

Program dan sinergi BAZNAS Sumut

Ketua BAZNAS Sumut, Mohammad Hatta, menyatakan penyaluran ZIS Triwulan II merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat. Program-program BAZNAS diselaraskan dengan arah pembangunan daerah sesuai RPJMD Sumut 2025–2029.

BAZNAS Sumut menjalankan lima pilar program utama yang menjadi fokus penyaluran dan pemberdayaan:

  • Sumut Makmur — pemberdayaan ekonomi umat
  • Sumut Sehat — program kesehatan
  • Sumut Cerdas — bidang pendidikan
  • Sumut Peduli — kegiatan kemanusiaan dan sosial
  • Sumut Takwa — dakwah dan advokasi

Hatta menegaskan komitmen BAZNAS untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah secara profesional dan transparan agar dampak program dirasakan luas oleh masyarakat.

Implikasi dan langkah ke depan

Penyaluran ZIS sebesar Rp3,5 miliar pada Triwulan II menjadi tolok ukur bahwa kolaborasi antara Pemprov dan BAZNAS dapat memperluas jangkauan bantuan. Namun capaian penghimpunan yang masih di bawah target menuntut strategi baru, seperti kampanye intensif dan kemudahan mekanisme pembayaran zakat.

Ke depan, pemerintah dan BAZNAS diharapkan memperkuat sinergi untuk memastikan dana zakat berubah menjadi program produktif yang menurunkan angka kemiskinan dan memperkuat ekonomi masyarakat di Sumut.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait