Lokal

Polda Sumut Ungkap Penembakan di Limau Mungkur, Satu Korban Tewas

Bagikan:
Ilustrasi lokasi penembakan di Jalan Limau Mungkur, Deliserdang

Tim Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut mengungkap kasus penembakan yang terjadi di Jalan Limau Mungkur, Kelurahan Limau Manis, Tanjung Morawa, Deliserdang. Peristiwa bermula dari keributan di rumah warga pada Minggu (18/10) dan pengungkapan diumumkan oleh polisi pada Kamis (22/10).

Kronologi singkat kejadian

Menurut Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Cornelis Simanjuntak, awalnya terjadi penyerangan di kediaman seorang bernama Feri. Setelah mendapat kabar itu, Feri menghubungi rekannya, Donny Pacek, untuk meminta bantuan.

“Karena rumahnya diserang Feri kemudian menghubungi Donny Pacek untuk datang ke lokasi memberikan bantuan,”

Donny lantas berkumpul dengan beberapa rekannya dan berangkat menggunakan mobil menuju lokasi. Di tengah perjalanan, dua pelaku berinisial DHC dan AAL yang mengendarai sepeda motor melakukan penembakan terhadap mobil yang dikemudikan Donny.

“Akibat aksi penembakan itu menyebabkan Donny Pacek meninggal dunia. Sementara dua orang pelaku juga ikut tertembak oleh senjata api yang dibawa karena terjatuh dari sepeda motor usai tertabrak mobil yang dikemudikan Donny Pacek,”

Pelaku, peran, dan kondisi saat penangkapan

Polisi menyatakan kedua pelaku merupakan pihak yang sebelumnya terlibat dalam keributan di rumah Feri. Setelah menembak korban, DHC dan AAL melarikan diri ke area perkebunan namun terluka akibat benturan dan tembakan.

“Untuk peran pelaku AAL merupakan eksekutor yang menembak korban Donny Pacek sedangkan pelaku DHC berperan sebagai penyuruh dan memiliki senjata api (pistol) tersebut,”

Personel Jatanras melakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap kedua tersangka di tempat tinggalnya masing-masing. Saat penangkapan, AAL ditahan di Mapolda Sumut, sedangkan DHC masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka tembak.

Barang bukti dan pengembangan kasus

Dari lokasi penangkapan, penyidik menyita sejumlah barang bukti. Di antara barang yang diamankan terdapat empat senapan angin laras panjang, pistol, serta beberapa senjata tajam dan barang lain yang relevan.

Kasus ini terus dikembangkan untuk mengungkap pihak yang diduga sebagai aktor intelektual di balik kejadian. Penyidik masih memeriksa saksi dan bukti untuk melengkapi berkas perkara.

Kejadian ini menambah catatan kasus kekerasan bersenjata di wilayah tersebut dan menjadi fokus penyelidikan Polda Sumut untuk menentukan motif dan jaringan yang terlibat.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait