Kemenbud Dorong Pelurusan Sejarah W.R. Soepratman dan Perkuat Literasi
Kementerian Kebudayaan mendorong pelurusan sejarah W.R. Soepratman sekaligus memperkuat literasi kepahlawanan bagi generasi muda. Komitmen itu disampaikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat menerima keluarga W.R. Soepratman di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Senin, 22 Juni 2026.
Pertemuan dan komitmen
Fadli menekankan pentingnya meluruskan sejumlah versi riwayat hidup pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya. Menurutnya, selain sebagai komposer, W.R. Soepratman berperan besar dalam membangkitkan semangat kebangsaan pada masa perjuangan kemerdekaan.
Oleh karena itu, kata Fadli, kisah hidup dan perjuangan Soepratman perlu diperkenalkan lebih dekat kepada generasi muda untuk memperkuat nilai kebangsaan di masyarakat.
"Riwayat hidup W.R. Soepratman patut menjadi teladan. Semangat nasionalisme, kreativitas, dan perjuangannya layak dikenal generasi penerus,"
Program literasi dan pelestarian
Kementerian Kebudayaan telah menjalankan berbagai program penguatan literasi sejarah dalam dua tahun terakhir. Salah satu inisiatifnya adalah lomba menulis surat untuk pahlawan yang rutin digelar setiap peringatan Hari Pahlawan.
Selain itu, Kementerian juga memutar karya-karya musik W.R. Soepratman secara berkala di Museum Kebangkitan Nasional. Program ini bertujuan mendekatkan generasi muda pada sosok dan perjuangan para pahlawan bangsa.
Fadli menyatakan pelurusan sejarah akan dilakukan melalui penulisan buku berbasis silsilah keluarga dan sumber lisan. Langkah ini diharapkan melengkapi informasi yang berkembang mengenai kehidupan Soepratman.
Tanggapan keluarga
Perwakilan keluarga, Agustiani H.S., menyambut baik dukungan kementerian. Ia menilai edukasi tentang pahlawan nasional perlu terus diperkuat untuk meningkatkan literasi sejarah di masyarakat.
"Pelurusan sejarah bukan sekadar mengenang masa lalu, tetapi juga memberikan pemahaman yang utuh,"
Agustiani berharap langkah pelurusan dan pendidikan sejarah membantu generasi mendatang mengenal peran tokoh-tokoh kebangsaan secara lebih baik.
Langkah ke depan
Fadli menegaskan Kementerian Kebudayaan akan membuka ruang dialog dengan berbagai pihak terkait pelestarian sejarah. Ia berharap lebih banyak agenda yang memperkuat pelestarian sejarah W.R. Soepratman dan literasi kepahlawanan untuk generasi muda.
Rencana penulisan berbasis silsilah keluarga dan dokumentasi lisan menjadi salah satu fokus awal. Program-program pendidikan publik dan kegiatan museum akan terus dikembangkan sebagai media penyebaran informasi yang lebih luas.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenkeu Pastikan Pembiayaan Awal DDMF Tak Gunakan APBN
Kemenkeu memastikan modal awal DDMF tidak menggunakan APBN; instrumen ini akan biayai proyek strategis lewat...
UKWR RRI 2026: Jurnalis RRI Jakarta Harap Lulus dengan Nilai Memuaskan
Peserta UKWR RRI di Jakarta berharap lulus kompeten; ujian 19-20 Agustus 2026 diikuti 71 peserta.
Wamendikdasmen Tekankan Motivasi dan Pendampingan PJJ di Gorontalo
Wamendikdasmen tinjau PJJ di SMAN 1 Gorontalo, menekankan motivasi, pendampingan keluarga, dan pertemuan lur...
RRI Siapkan Jurnalis Hadapi Migrasi Audiens lewat UKWR ke-54
RRI gelar UKWR ke-54 (19-20 Agustus 2026) untuk meningkatkan kompetensi jurnalis dan menanggapi migrasi audi...
Wamendikdasmen Tinjau PJJ di Gorontalo: Pastikan Anak Tetap Belajar
Wamendikdasmen tinjau PJJ di Gorontalo untuk memastikan anak ATS mendapat pendampingan, motivasi, dan layana...
Gempa M7,7 Guncang NTT: Empat Pasar Rusak dan Rantai Pasok Terganggu
Gempa M7,7 di NTT pada 15 Agustus 2026 merusak empat pasar, termasuk Pasar Inpres Ruteng, dan mengganggu ran...