Kemenbud Komitmen Pelestarian Borobudur di Waisak 2026
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga pelestarian Candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia dan tempat suci umat Buddha. Pernyataan itu disampaikan saat kegiatan Dharmasanti Tri Suci Waisak Nasional 2570 BE/2026 pada 1 Juni 2026 di Taman Lumbini, Candi Borobudur, yang menjadi momentum penguatan toleransi dan perdamaian.
Komitmen pelestarian Borobudur
Menurut Menteri, pelestarian Borobudur adalah tanggung jawab kolektif untuk menjaga nilai sejarah, budaya, dan spiritual bagi generasi mendatang. Ia menekankan bahwa candi tidak hanya berstatus monumen, tetapi juga lokasi ibadah yang sakral bagi jutaan umat Buddha.
"Borobudur sebagai salah satu warisan budaya dunia yang paling agung. Pada saat yang sama adalah tempat suci bagi jutaan umat Buddha,"
Lebih jauh, ia menyebut Borobudur sebagai mahakarya arsitektur yang mencerminkan perjalanan spiritual menuju pencerahan. Pemerintah melalui kementerian berjanji melakukan perawatan dan pelestarian secara berkelanjutan dan konsisten.
Makna Waisak dan pesan spiritual
Dalam sambutannya, Menteri juga mengingatkan makna Waisak bagi umat Buddha di seluruh dunia. Waisak memperingati tiga peristiwa utama dalam kehidupan Sang Buddha yang menjadi dasar ajaran dan praktik spiritual.
- Kelahiran Pangeran Siddharta
- Pencapaian Penerangan Sempurna (Pencerahan)
- Parinibbana (wafatnya Sang Buddha)
"Lebih dari 25 abad silam, tiga peristiwa agung terjadi: kelahiran Pangeran Siddharta, pencapaian Penerangan Sempurna, Parinibbana Sang Buddha. Tiga peristiwa tersebut merupakan satu garis lurus perjalanan, dari pencarian menuju pencerahan, lalu mencapai pembebasan,"
Pesan panitia: penguatan Dharma dan pelestarian situs lain
Ketua Panitia Waisak Nasional 2026, Hartati Murdaya, menyatakan bahwa kegiatan Dharmasanti bertujuan memperkokoh pengamalan Dharma serta mempererat persatuan bangsa. Ia menekankan pentingnya membawa kedamaian bagi Indonesia melalui praktik ajaran Buddha.
"Dharmasanti bertujuan memperkokoh pengamalan Dharma, terutama dalam mempererat persatuan bangsa, serta membawa kedamaian bagi Indonesia,"
Selain Borobudur, panitia juga mengangkat isu pelestarian kawasan percandian Muaro Jambi. Kawasan itu pernah menjadi pusat pembelajaran agama Buddha pada masa Kerajaan Sriwijaya (abad ke-7 hingga ke-13) dan terkait dengan tokoh Biksu Atisha Dipangkara.
"Kawasan tersebut dikenal sebagai tempat Biksu besar asal India, Atisha Dipangkara. Ia mempelajari ajaran Buddha kepada Mahaguru Dharmakirti,"
Implikasi dan langkah ke depan
Komitmen pemerintah untuk merawat Borobudur menuntut program pelestarian yang terencana, pendanaan berkelanjutan, serta kolaborasi dengan komunitas lokal dan pemangku kepentingan agama. Upaya ini penting agar nilai budaya dan spiritual situs tetap terjaga sambil mendukung pariwisata yang bertanggung jawab.
Dengan momentum Waisak 2026, perhatian terhadap pelestarian situs-situs warisan seperti Borobudur dan Muaro Jambi dipastikan meningkat, sejalan dengan upaya memperkuat toleransi dan identitas kebudayaan nasional.
Berita Terkait
Kemenkes: 20% Pelajar Masih Konsumsi Tembakau, Penegakan Jadi Kunci
Kemenkes: sekitar 20% pelajar Indonesia menggunakan produk tembakau; penegakan aturan, harga, dan pengawasan...
Prabowo Gandeng Megawati Usai Upacara Harlah Pancasila
Presiden Prabowo menggandeng Megawati dan berbincang santai usai Upacara Harlah Pancasila 1 Juni 2026 di Ged...
Prabowo: Pembangunan Ekonomi Harus Bermanfaat bagi Rakyat
Presiden Prabowo minta pembangunan tak sekadar angka; fokus pada kesejahteraan, gizi anak, dukungan petani,...
Pemakaman Ryamizard Ryacudu di TMP Kalibata, Pejabat dan Warga Hadir
Jenazah Ryamizard Ryacudu dimakamkan secara militer di TMP Kalibata pada 1 Juni 2026, dihadiri pejabat negar...
Pancasila Jadi Fondasi Persatuan dan Perdamaian, Tegas Wakil KPK
Wakil Ketua KPK Johanis Tanak menegaskan Pancasila sebagai fondasi persatuan dan panduan perdamaian dunia da...
KPK: Pemberantasan Korupsi adalah Pengamalan Nilai Pancasila
KPK menyatakan pemberantasan korupsi sebagai pengamalan nyata nilai Pancasila dan mengajak semua elemen bang...