Nasional

MUI Perkuat Persahabatan RI-Palestina Lewat Program Beasiswa

Bagikan:
Ilustrasi beasiswa mahasiswa Palestina belajar di Indonesia

Majelis Ulama Indonesia (MUI) memperkuat hubungan Indonesia dan Palestina melalui program beasiswa untuk pelajar Palestina. Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua MUI, Cholil Nafis, usai pembukaan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-8 di Jakarta, Jumat, 24 Juli 2026. Menurutnya, beasiswa merupakan bentuk nyata dukungan kemerdekaan dan upaya meringankan penderitaan masyarakat Palestina.

Program beasiswa sebagai bentuk dukungan

Cholil menjelaskan beasiswa ini memberi peluang bagi putra-putri Palestina menuntut ilmu di Indonesia. Tujuannya adalah menyiapkan pemimpin masa depan Palestina dan mempererat persahabatan kedua negara melalui pendidikan. Program ini dinilai jadi saluran konkret untuk membantu kebutuhan jangka panjang warga Palestina.

"Kali ini kita membantu bagaimana putra-putri dari Palestina itu, yang akan menjadi pemimpin di masa akan datang di Palestina. Kita beri beasiswa di Indonesia, dia bisa sekolah di Indonesia, sehingga persahabatan Indonesia dengan Palestina itu benar-benar utuh,"

Peran MUI dan Baznas dalam penyaluran

Cholil menyatakan sebagian donasi masyarakat untuk Palestina disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bekerja sama dengan MUI. Dana tersebut difokuskan pada beasiswa bagi mahasiswa dan anak-anak Palestina agar dapat belajar di institusi pendidikan Indonesia.

"Sebagian yang disumbangkan oleh masyarakat pada Palestina, oleh Baznas bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia dalam bentuk beasiswa. Mahasiswa-mahasiswa, anak-anak Palestina untuk sekolah dan untuk belajar di Indonesia,"

Harapan hubungan yang utuh dan saling belajar

Selain bantuan material, Cholil berharap hubungan pendidikan ini memungkinkan pertukaran gagasan. Ia mengatakan pemikiran dari Indonesia dapat diserap oleh Palestina, dan sebaliknya gagasan Palestina dapat dipelajari di Indonesia. Dengan demikian, hubungan dua bangsa diharapkan menjadi lebih erat dan salin menguatkan.

Upaya ini menegaskan posisi Indonesia bersama para ulama dan komponen bangsa dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Program beasiswa disebutkan sebagai salah satu bentuk nyata yang menumbuhkan persahabatan serta investasi jangka panjang bagi generasi muda Palestina.

Ke depan, keberlanjutan beasiswa dan kerja sama pendidikan akan menjadi indikator penting dalam memperkuat hubungan bilateral non-formal ini. MUI menempatkan pendidikan sebagai prioritas untuk membangun solidaritas yang lebih kokoh antara Indonesia dan Palestina.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait