Ruang Amal dan IFG Life Perkuat Literasi Keuangan UMKM Perempuan
Ruang Amal Indonesia bersama IFG Life, Inhealth, dan DPLK IFG Life menggelar pelatihan literasi keuangan untuk 50 perempuan pelaku UMKM di Semusim Cafe and Eatery, Depok, Rabu, 3 Mei 2026. Kegiatan bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan usaha agar lebih sehat, berkelanjutan, dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
Peserta dan penyelenggaraan
Pendanaan pelatihan menjaring 50 perempuan pelaku usaha mikro dan kecil. Mayoritas bergerak di sektor makanan dan minuman, sementara sisanya dari fashion, jasa, dan kerajinan. Tema acara adalah Jago Jualan Saja Enggak Cukup, Saatnya Cerdas Atur Uang, dengan format kelas praktis dan diskusi.
Materi yang diberikan
Materi pelatihan dirancang untuk langsung diterapkan dalam usaha sehari-hari. Fokusnya pada pencatatan keuangan, pengelolaan arus kas, hingga pemanfaatan layanan keuangan digital. Peserta juga dibekali pemahaman tentang dana darurat dan perencanaan keuangan jangka panjang.
- Pencatatan keuangan usaha sederhana
- Pengelolaan arus kas dan pemisahan modal keluarga
- Penggunaan layanan keuangan digital
- Perencanaan dana darurat dan pensiun
Dampak yang diharapkan
Penyelenggara menilai pengelolaan keuangan yang lebih baik akan membantu UMKM merencanakan ekspansi dan mengurangi risiko keuangan. Langkah ini juga ditujukan untuk memperkuat daya saing usaha serta ketahanan ekonomi keluarga para peserta.
Pernyataan narasumber
Corporate Secretary IFG Life, Gatot Haryadi, menekankan pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi perkembangan UMKM.
"Perempuan memiliki peran strategis dalam mengelola ekonomi keluarga sekaligus menjalankan usaha yang produktif dan berkelanjutan. Kami berharap peserta semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan sehat demi mendukung pertumbuhan usaha mereka,"
CEO Ruang Amal Indonesia, Slamet, menambahkan bahwa tantangan utama banyak UMKM bukan pada produk, melainkan pada pengelolaan keuangan yang belum terstruktur.
Kisah peserta
Salah satu peserta, Vini Islami, menyatakan pelatihan memberi wawasan baru. Selama ini ia kerap mencampur dana usaha dengan kebutuhan rumah tangga. Setelah mengikuti sesi, Vini berkomitmen menerapkan pengelolaan keuangan yang lebih profesional untuk mendukung perkembangan usahanya.
Kolaborasi dan prospek
Kolaborasi antara Ruang Amal, IFG Life, Inhealth, dan DPLK IFG Life diharapkan berkelanjutan. Program dinilai sebagai langkah konkret pemberdayaan perempuan yang mampu menciptakan UMKM lebih tangguh dan berdaya saing. Ke depan, penyelenggara berencana memperluas jangkauan pelatihan agar lebih banyak pelaku UMKM mendapat manfaat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Metode Ikejime Tingkatkan Mutu dan Nilai Tuna
Metode ikejime, teknik Jepang, menjaga kualitas tuna sejak tangkap hingga konsumsi melalui penusukan otak, p...
Bazaar Perempuan Berdaya KPI Jember Dorong Ekonomi Perempuan
KPI Cabang Jember menggelar Bazaar Perempuan Berdaya untuk promosi produk lokal dan memperkuat ekonomi perem...
UMKM Hanarun Handmade Sulap Cangkang Laut Jadi Produk Bernilai
UMKM Hanarun Handmade di Maluku Tenggara mengubah cangkang laut jadi aksesori dan suvenir, didukung HAKI, NI...
Dari Teras Lorong ke Outlet: Kisah Roemah Bagadang
Iqbal mengubah kebiasaan begadang jadi usaha kuliner Roemah Bagadang; kini punya outlet permanen di Palu dan...
MAN 2 Malang Perkuat Kewirausahaan Siswa lewat PKWU dan Koperasi
MAN 2 Kota Malang memperkuat kewirausahaan siswa lewat PKWU, laboratorium praktik, koperasi, dan program Cam...
UMKM Gorontalo Meningkat, Street Coffee Ramai tapi Pendapatan Belum Optimal
UMKM Gorontalo makin berkembang dengan banyaknya kedai street coffee, namun tingginya pengunjung belum sepen...