Kemendikdasmen Siapkan Pelatihan Berkelanjutan untuk Guru Pengguna PID
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyiapkan pendampingan berkelanjutan bagi guru yang menerima Papan Interaktif Digital (PID). Langkah itu diumumkan saat kegiatan Advokasi Optimalisasi Pemanfaatan Peralatan Digitalisasi Pembelajaran SMP Tahun 2026 di Agats, Kabupaten Asmat, Sabtu, 15 Agustus 2026. Tujuan utamanya adalah memastikan bantuan perangkat diikuti peningkatan kapasitas guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran.
Program pendampingan dan pelatihan
Direktorat SMP Kemendikdasmen menyatakan bantuan PID tak hanya berupa perangkat keras. Pendampingan dan pelatihan menjadi bagian integral agar transformasi digital pembelajaran berjalan efektif. Tim teknis menekankan peran guru sebagai ujung tombak implementasi teknologi di kelas.
"Bantuan ini bukan hanya sebatas perangkat, tapi juga memang diiringi dengan diperbanyak pelatihan-pelatihan ke guru. Karena bagaimanapun juga guru ini menjadi ujung tombak transformasi digital,"
— Sari Nurlita, Tim Teknis Direktorat SMP Kemendikdasmen.
Sarana belajar: LMS, YouTube, dan tugas praktis
Untuk mendukung pembelajaran mandiri, Direktorat SMP menyediakan Learning Management System (LMS). LMS memuat materi, modul, dan tugas yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan guru menggunakan PID.
Sari menjelaskan bahwa materi tidak hanya untuk dibaca. Guru juga diberi tugas praktis berupa pembuatan media pembelajaran interaktif yang harus diunggah sebagai bukti penerapan.
- Materi modul pemanfaatan teknologi
- Tugas pembuatan media pembelajaran interaktif
- Konten tutorial visual melalui kanal YouTube
"Jadi kami itu ada LMS, Learning Management System. Di sana nanti Ibu Bapak guru bisa mendownload atau membaca secara mandiri materi yang sudah kami sampaikan,"
— Sari Nurlita.
Monitoring pemanfaatan dan koordinasi daerah
Direktorat SMP juga membangun dashboard untuk memantau perkembangan pemanfaatan PID di sekolah penerima. Data pada dashboard terhubung dengan aktivitas guru di LMS sehingga memudahkan evaluasi dan identifikasi sekolah yang memerlukan pendampingan lebih lanjut.
"Ketika Ibu Bapak guru sudah mengisi LMS, mengerjakan, karena di LMS-nya bukan hanya sekadar membaca materi. Kami juga meminta ada tagihan-tagihan,"
— Sari Nurlita.
Untuk memperluas jangkauan pelatihan, Kemendikdasmen mendorong kerja sama dengan dinas pendidikan provinsi, kabupaten, dan kota. Pendanaan dari anggaran daerah dapat menjadi opsi bila fasilitas lokal diperlukan sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat.
Dampak dan prospek ke depan
Dengan kombinasi perangkat, LMS, konten video, dan monitoring, Kemendikdasmen berharap pemanfaatan PID bukan sekadar distribusi alat. Program ini diarahkan untuk menghasilkan perubahan riil dalam praktik pembelajaran di sekolah menengah pertama.
Ke depan, evaluasi berkelanjutan akan menentukan sekolah yang perlu pendampingan intensif dan pengembangan materi pelatihan sesuai kebutuhan lapangan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenperin Perkuat Mutu Industri Pupuk, Dukung Ketahanan Pangan
Kemenperin memperkuat standardisasi dan jaminan mutu industri pupuk lewat audiensi BSPJI Pontianak untuk per...
Prangko Seri Revolusi: Jejak Perjuangan Kemerdekaan
Prangko Seri Revolusi (1946-1947) merekam peristiwa dan simbol perjuangan kemerdekaan Indonesia dalam gambar...
Jejak KH Wahid Hasyim: Dari Pesantren ke Perumusan Negara
KH Wahid Hasyim, ulama dan negarawan kelahiran Jombang, berperan dalam BPUPKI dan pembentukan Kementerian Ag...
Perjuangan Ki Hajar Dewantara: Mendirikan Taman Siswa untuk Bangsa
Ki Hajar Dewantara memperjuangkan pendidikan merdeka sejak kolonial; mendirikan Taman Siswa pada 1922 dan me...
Daftar Gempa Besar NTT dan Respons Pemerintah 2026
BNPB catat ratusan gempa susulan setelah gempa utama M7,7 pada 15 Agustus 2026; pemerintah aktifkan posko pe...
Menko PM: Keselamatan Prioritas Usai Gempa 7,7 di NTT
Menko PM Muhaimin Iskandar pastikan keselamatan warga jadi prioritas setelah gempa 7,7 mengguncang NTT; peme...