PDI Perjuangan Surabaya Konsolidasi dan Kerja Kerakyatan Menuju 2029
Surabaya — DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menegaskan fokus pada konsolidasi organisasi dan penguatan kerja kerakyatan menjelang Pemilu 2029. Pernyataan itu disampaikan seusai rapat internal Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota Surabaya, Selasa (13/10/2026). Partai memilih memperkuat struktur, mengevaluasi kinerja kader, dan mendampingi masyarakat ketimbang menanggapi kabar perpindahan mantan kader ke partai lain.
Klarifikasi soal kabar perpindahan kader
Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Armuji, menyatakan pihaknya belum menerima informasi resmi mengenai pengunduran diri atau perpindahan kader. Ia menilai dinamika perseorangan tidak mengganggu agenda partai.
"Kita belum dapat kabar dari mereka,"
Armuji menambahkan bahwa partai tidak akan terlalu memusatkan perhatian pada isu individu. "Enggak ada kabar, kita enggak terlalu ngurusi masalah itu. Ngapain diurusi," ujarnya.
Evaluasi kinerja fraksi di DPRD
Rapat internal fraksi berlangsung sebagai agenda rutin untuk mengevaluasi kerja anggota legislatif PDI Perjuangan di DPRD Surabaya. Evaluasi meliputi laporan tiap komisi dan perkembangan kerja internal fraksi.
Menurut Armuji, pengawasan kinerja anggota legislatif menjadi bagian penting untuk memperkuat pelaksanaan tugas wakil rakyat. Hasil evaluasi akan digunakan sebagai dasar pembenahan kerja politik di tingkat legislatif.
Musyawarah Ranting dan program kerja lapangan
Selain evaluasi, rapat juga membahas persiapan peringatan Hari Sumpah Pemuda dan penyelesaian Musyawarah Ranting (Musran) sebagai bagian dari konsolidasi struktur partai. Pelaksanaan Musran disebut hampir rampung.
Armuji menyebut masih ada dua daerah pemilihan yang dalam proses, yakni dapil empat dan dapil lima, dan menargetkan penyelesaian dalam dua minggu ke depan.
Penguatan kehadiran di akar rumput
Armuji menekankan pentingnya peran pengurus ranting yang berinteraksi langsung dengan warga. Ia meminta kader tidak hanya menjalankan agenda organisasi, tetapi juga mendengar keluhan dan mendampingi warga mencari solusi.
"Pengurus ranting yang selalu berdekatan dengan masyarakat di bawah, mereka harus bisa memberikan suatu solusi bila ada persoalan-persoalan di sekitarnya maupun diminta tolong warga yang membutuhkan," katanya.
Koordinasi antara pengurus ranting dan kader yang duduk di DPRD kota maupun provinsi juga didorong untuk mengawal persoalan warga sesuai kewenangan masing-masing.
Persiapan menghadapi Pemilu 2029
Konsolidasi organisasi dan penguatan kerja kerakyatan ini dimaknai sebagai persiapan menghadapi kontestasi politik mendatang. Armuji menegaskan target partai adalah meraih sebanyak mungkin kursi legislatif pada Pemilu 2029.
Kebijakan fokus pada struktur dan kerja masyarakat diharapkan memperkuat basis politik partai di tingkat lokal sekaligus meningkatkan daya tanggap terhadap kebutuhan warga menjelang pemilu.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
DPRD Jember Minta Data KHDPK Usai Dugaan Pungli hingga Rp28 Juta
DPRD Jember minta Cabang Dinas Kehutanan buka data KHDPK setelah warga lapor dugaan pungutan hingga Rp28 jut...
PDI Perjuangan Soroti Komposisi APBD Sumenep 2027
PDI Perjuangan minta penjelasan soal alokasi belanja tidak terduga yang lebih besar dari belanja modal dalam...
Deni Wicaksono: Toleransi Jadi Modal Pembangunan Trenggalek
Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono mengajak warga Trenggalek memupuk toleransi sebagai modal pembangunan,...
Sanusi Dorong TMMD Tahunan untuk Percepat Pembangunan Desa
Bupati Malang HM Sanusi mendorong TMMD tahunan untuk percepat pemerataan pembangunan desa, termasuk renovasi...
Komisi E DPRD Jatim Dukung Hapus Kenaikan Kelas Otomatis
Ketua Komisi E DPRD Jatim dukung rencana hapus kenaikan kelas otomatis agar penilaian berbasis kompetensi me...
DPRD Jatim Dukung Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis
Ketua Komisi E DPRD Jatim dukung wacana hapus kenaikan kelas otomatis demi standar kompetensi dan penguatan...