PDI-P Tuban Distribusikan 15.000 Liter Air untuk Warga Senori
TUBAN — Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menerjunkan tim Baguna untuk mendistribusikan 15.000 liter air bersih bagi warga Desa Kaligede, Kecamatan Senori, Sabtu, 29 Agustus 2026. Aksi itu dilakukan sebagai tanggap darurat merespons kekeringan panjang yang mengganggu akses air minum masyarakat.
Distribusi darurat dan aksi partai
Tim Baguna bergerak cepat menyalurkan air bersih ke beberapa titik permukiman terdampak. Jumlah total yang disalurkan mencapai 15.000 liter.
Pengurus DPC PDI Perjuangan Tuban, Abu Kholifah, menegaskan bantuan bersifat sementara. Ia menyatakan kebutuhan air harus dipenuhi segera meski solusi jangka panjang masih diperlukan.
"Meski bersifat temporary, bantuan ini sangat diperlukan oleh warga. Air adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda," ujar Abu Kholifah.
Soroti prosedur BPBD dan keterlambatan birokrasi
Ketua DPC PDI Perjuangan Tuban, Oni Styawan, mengatakan aksi partai muncul karena lambatnya alur birokrasi di tingkat daerah. Menurutnya, mekanisme resmi meminta desa mengajukan permohonan ke BPBD Kabupaten.
Namun, penelusuran Fraksi PDI-P di DPRD menemukan kendala administratif. Oni menyatakan pihak BPBD belum menerima perintah yang diperlukan dari atasan sehingga penanganan tertunda.
"Mekanisme bantuan sosial sebenarnya desa mengajukan ke BPBD Kabupaten. Namun setelah dicek oleh fraksi, BPBD masih belum ada perintah dari atasan. Maka partai bertindak, membantu warga yang membutuhkan," tegas Oni.
Oni menambahkan partai politik harus mengambil peran saat kebutuhan mendesak belum terpenuhi oleh pemerintah daerah. Ia mendorong percepatan respons agar warga tidak terus kekurangan air.
Desakan solusi jangka panjang
Selain distribusi darurat, PDI Perjuangan menginstruksikan pengurus tingkat PAC dan Ranting untuk memetakan titik kekeringan lain di Kabupaten Tuban. Langkah ini dimaksudkan agar bantuan dapat lebih terarah.
Partai juga mendesak Pemerintah Kabupaten Tuban merancang solusi berkelanjutan. Fokusnya pada pembangunan infrastruktur sumber air yang tahan kekeringan dan penyediaan cadangan air untuk musim kemarau.
Menurut Oni, bantuan saat ini bukan sekadar aksi politik, melainkan bentuk pengabdian kepada wong cilik. Ia meminta Pemkab mempercepat program yang memperkuat ketahanan air di desa-desa rawan.
Dengan langkah darurat dan tekanan untuk perencanaan jangka panjang, diharapkan kebutuhan air warga Senori segera terpenuhi dan risiko kekeringan tahunan dapat diminimalkan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Fraksi PDI Perjuangan–PAN Dorong Kualitas Belanja di Perubahan APBD 2026
Fraksi PDI Perjuangan–PAN minta kualitas belanja dalam P-APBD 2026 Surabaya ditingkatkan agar anggaran tepat...
Posko Baguna PDIP Jatim Sediakan Kopi dan Istirahat di Muktamar NU
Posko Baguna PDI Perjuangan Jatim menyediakan kopi, camilan rebus, toilet, dan ruang salat bagi penggembira...
Posko Baguna PDI Jatim Sediakan Kopi dan Istirahat di Muktamar NU
Posko Baguna PDI Jatim menyediakan kopi, camilan, toilet gratis, dan ruang salat bagi penggembira Muktamar N...
Trenggalek Hotmix Jalan Pandean-Malasan Rp6,8 Miliar Jelang HUT-832
Menjelang HUT ke-832, Trenggalek hotmix Jalan Pandean–Malasan sepanjang 5 km dengan DAK Rp6,8 miliar untuk m...
PDI Perjuangan Kukuhkan Ranting dan Anak Ranting Kota Tulungagung
PDI Perjuangan mengukuhkan pengurus Ranting dan Anak Ranting Kecamatan Kota Tulungagung masa 2026–2031 pada...
Pemkab Bangkalan Terima Hibah SPAM Tangkel untuk Perluas Akses Air
Pemkab Bangkalan menerima hibah SPAM Tangkel dari Kementerian PU pada 26 Agustus 2026 untuk memperluas layan...