PDI Perjuangan Batu Kawal Rumah Layak Huni dan Percepatan PSU
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu menegaskan komitmen mengawal program rumah layak huni dan mendesak percepatan penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU).
BATU — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu menyatakan akan mengawal penyediaan rumah layak huni serta mempercepat proses penyerahan PSU dari pengembang ke pemerintah daerah. Pernyataan itu disampaikan sebagai dukungan untuk memperbaiki kualitas permukiman dan pelayanan publik di Kota Batu pada Senin, 29 Juni 2026.
Komitmen politik dan tujuan pengawasan
Anggota DPRD Kota Batu, Amirah Ghaida Dayanara, menekankan bahwa hunian sehat dan aman adalah hak dasar warga negara. Fraksi akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan program berjalan sesuai target. Pengawasan legislatif diarahkan untuk memastikan standar kualitas hunian terpenuhi dan proses administrasi serah terima PSU berjalan transparan.
Mengapa percepatan penyerahan PSU penting
Penyerahan PSU dari pengembang memberi kepastian bagi pemerintah daerah untuk melakukan pemeliharaan dan peningkatan infrastruktur. Dengan kepastian itu, pemerintah dapat mengalokasikan anggaran untuk perawatan jalan lingkungan, saluran drainase, dan fasilitas umum lainnya. Akibatnya, kualitas layanan publik dan kenyamanan permukiman diharapkan meningkat secara langsung.
Langkah yang diharapkan dan kolaborasi
Fraksi mendesak adanya sinkronisasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan pengembang agar proses serah terima lebih cepat dan sesuai ketentuan. Amirah menyebutkan perlunya mekanisme yang jelas untuk mempercepat pembenahan rumah tidak layak huni sekaligus proses administrasi PSU. Ia berharap kolaborasi terus diperkuat demi hasil yang lebih cepat dan terukur.
"Hunian yang sehat dan layak adalah hak dasar warga. Kami dari Fraksi PDI Perjuangan berkomitmen penuh mengawal penyediaan rumah layak huni serta memastikan percepatan pembenahan PSU di Kota Batu berjalan sesuai target,"
Dampak dan prospek ke depan
Pengawasan yang intensif terhadap program rumah layak huni dan penyerahan PSU dinilai sejalan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Jika proses percepatan ini berhasil, akan ada dampak langsung pada kesehatan lingkungan dan ketertiban tata ruang permukiman. Ke depan, keberlanjutan kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi faktor penentu untuk mewujudkan lingkungan permukiman yang aman, nyaman, dan tertata.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
DPR Minta Pengusutan Tuntas Kekerasan Ibu terhadap Anak di Pamekasan
DPR minta polisi mengusut tuntas kasus kekerasan ibu terhadap anak di Pademawu, Pamekasan, termasuk pemeriks...
PDI Perjuangan: Perubahan APBD Sumenep Harus Pro Rakyat
Fraksi PDI Perjuangan minta Perubahan APBD Sumenep 2026 tetap berpihak pada rakyat meski PAD naik dan belanj...
Surabaya Minta Perlindungan untuk Pedagang Pasar Tradisional
DPRD Surabaya dan APPSI minta pemerintah lindungi pedagang pasar tradisional dari tekanan pasar modern, dari...
DPRD Jember Minta Pangkas Anggaran Rp2,8 Miliar untuk Stiker Bantuan
DPRD Jember minta Pemkab memangkas anggaran Rp2,8 miliar untuk stiker bantuan dan mengusulkan satu jenis sti...
Jaranan Hiasi Peringatan Kemerdekaan di Trenggalek
Ribuan warga menyaksikan pagelaran jaranan di halaman DPC PDI Perjuangan Trenggalek, 17 Agustus 2026, sebaga...
ASN Banyuwangi Berbagi daftarkan 1.144 pekerja informal ke BPJS
ASN Banyuwangi Berbagi mendaftarkan 1.144 pekerja informal ke BPJS Ketenagakerjaan pada 17 Agustus 2026 untu...