Nasional

Pelabuhan Patimban Layani Impor Peti Kemas Internasional Perdana

Bagikan:
Kapal kontainer sandar di Pelabuhan Patimban saat layanan impor internasional perdana

Pelabuhan Patimban resmi melayani impor peti kemas internasional perdana setelah kapal MV. MSC CARLA III dari Singapura sandar pada 19 Juli 2026, menandai kesiapan pelabuhan untuk melayani ekspor-impor peti kemas secara reguler dan terintegrasi.

Operasional kapal dan waktu bongkar muat

Kapal MV. MSC CARLA III tiba di Patimban pada 19 Juli 2026 pukul 02.06 WIB dan menyelesaikan kegiatan bongkar muat pada 21 Juli 2026 sebelum melanjutkan pelayaran. Setelah singgah di Patimban, kapal akan melanjutkan rutenya ke Pasir Gudang (Malaysia), Laem Chabang (Thailand), Shanghai, dan Ningbo (Tiongkok) melalui layanan Enhanced Seahorse Service.

Rincian bongkar muat

Kegiatan bongkar muat selama sandar mencatat total 1.632 TEUs. Rinciannya adalah sebagai berikut:

Kategori TEUs Satuan (box)
Ekspor 1.248 TEUs 624 box
Impor 384 TEUs 192 box
Total 1.632 TEUs 816 box

Seluruh muatan impor tercatat sebagai peti kemas berisi (full container).

Komoditas dan tujuan distribusi

Impor yang dibongkar di Patimban merupakan komponen kendaraan BYD. Komponen ini akan didistribusikan ke pabrik BYD di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Sementara itu, komoditas ekspor yang dikapalkan melalui Patimban terdiri dari bahan baku kertas yang dikirim ke berbagai negara tujuan melalui jaringan Internasional Mediterranean Shipping Company (MSC).

Jaringan pelayaran dan konektivitas

Layanan Enhanced Seahorse Service yang singgah di Patimban merupakan bagian dari jaringan pelayaran reguler MSC di kawasan Asia. Jaringan ini menghubungkan Patimban dengan pelabuhan-pelabuhan utama di Malaysia, Thailand, dan Tiongkok, memperkuat konektivitas logistik regional.

Dukungan bagi industri dan logistik

Kepala Kantor KSOP Kelas II Patimban, Mohd. Arief Agustian, menilai perkembangan ini sebagai langkah penting untuk memperkuat fungsi Patimban sebagai simpul logistik nasional.

"Hal ini menunjukkan bahwa Pelabuhan Patimban telah semakin siap untuk melayani ekspor dan impor. Sehingga diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif gerbang logistik internasional yang mendukung pertumbuhan industri, investasi, dan perekonomian nasional,"

Prospek ke depan

Pelabuhan Patimban sebelumnya telah melayani ekspor peti kemas internasional perdana beberapa hari sebelum sandar kapal ini. Kini hadirnya layanan impor dan ekspor secara reguler diharapkan memperluas pilihan rantai pasok nasional dan memperkuat posisi Patimban sebagai alternatif layanan logistik andal bagi kawasan industri di Jawa Barat dan kawasan sekitarnya.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait