Bupati Trenggalek Minta 72 Paskibraka Jadi Pelopor
Trenggalek — Bupati M. Nur Arifin meminta 72 anggota Paskibraka 2026 tidak berhenti pada tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih saat Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Pernyataan itu disampaikan saat pengukuhan Paskibraka di Pendapa Manggala Praja Nugraha, kompleks Rumah Dinas Bupati, Jumat malam (14/8/2026).
Pengukuhan dan pesan utama
Dalam acara yang dihadiri orang tua siswa dan pejabat daerah, Mas Ipin menekankan bahwa menjadi Paskibraka adalah amanah dan tanggung jawab. Ia mengingatkan para anggota bahwa mereka adalah pemuda terpilih yang melewati seleksi dan pelatihan panjang.
"Adik-adik adalah pemuda pilihan. Sekali lagi ingat dan ingat ikrar yang diucapkan. Dan jadilah pelopor sesama generasi muda untuk meraih cita-cita setinggi mungkin,"
Dia menegaskan agar nilai-nilai kedisiplinan dan loyalitas kepada negara tetap dipertahankan setelah tugas upacara selesai.
"Amanah menjadi Paskibraka harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Tidak mudah untuk menjadi bagian dari Paskibraka. Maka dari itu, laksanakan. Karena ini adalah tugas mulia,"
Persiapan dan pembinaan
Sebelum pengukuhan, 72 Paskibraka menjalani pembinaan yang tidak hanya berfokus pada kesiapan fisik. Mereka juga mendapatkan wawasan kenegaraan dan nilai-nilai kebangsaan sebagai bekal bertugas pada 17 Agustus.
Mas Ipin menyebut proses pembinaan penting untuk membentuk karakter yang kuat, sehingga para anggota tidak hanya siap di lapangan upacara, tetapi juga mampu menjadi teladan di sekolah dan masyarakat.
Harapan untuk dampak jangka panjang
Selain mengibarkan bendera, Bupati berharap pengalaman Paskibraka menjadi sarana pembelajaran yang dapat ditularkan kepada teman sebaya dan adik-adik mereka. Ia menekankan pentingnya mempertahankan semangat persatuan, nasionalisme, dan nilai-nilai Pancasila.
"Ketika menjadi bagian dari Paskibraka, harus siap untuk menularkan ilmunya kepada teman sebaya atau adik-adik. Ilmu kedisiplinan, ketegasan hingga memegang teguh persatuan dan kesatuan untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila,"
Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, turut memberi pembekalan dan mendorong para siswa agar kelak ikut membangun daerah kelahirannya.
Penutup
Pengukuhan ini menegaskan bahwa keberhasilan menjadi Paskibraka bukan sekadar momen kebanggaan pada Hari Kemerdekaan, tetapi diharapkan menjadi awal pengabdian panjang. Para anggota diminta membawa disiplin dan loyalitas itu ke lingkungan sekolah dan masyarakat sebagai pelopor perubahan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Magetan Diminta Genjot PAD, APBD 2027 Fokus pada Prioritas
DPRD minta Pemkab Magetan genjot PAD karena APBD 2027 masih bergantung pada dana transfer; anggaran difokusk...
Ketua Kwarcab Batu: Kepemimpinan Pramuka soal Pengabdian, Bukan Kedudukan
Ketua Kwarcab Batu Punjul Santoso melantik 13 pengurus DKC 2025–2030 dan menekankan kepemimpinan Pramuka har...
Ketua DPRD Trenggalek Ingatkan Paskibraka: Bukan Sekadar Seremoni
Ketua DPRD Trenggalek pesan kepada Paskibraka 2026: pengibaran bendera harus jadi pembentukan karakter dan j...
Ipuk Gelar 'Gesah Bareng Ambi Bupati' untuk Tampung Aspirasi Pangan
Bupati Ipuk menerima aspirasi petani, nelayan, dan peternak di forum 'Gesah Bareng Ambi Bupati' 14 Agustus;...
DPRD Jember Minta Polisi Usut Perusakan ODCB Gumuk Lumpang
Ketua Komisi B DPRD Jember minta polisi usut dugaan perusakan ODCB Gumuk Lumpang akibat penambangan pasir ya...
BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp566,44 Juta di Alun-Alun Sidoarjo
BPK menemukan kelebihan bayar Rp566,44 juta pada proyek Alun-Alun Sidoarjo; DPRD mendesak perbaikan manajeme...