Pasar Murah Siantar Timur: Semua Komoditas Habis Terjual
Siantar Timur, Pematangsiantar — Pasar murah yang digelar di Kantor Camat Siantar Timur, Rabu (2/9), ludes terjual. Kegiatan kolaborasi antara Perum BULOG, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pematangsiantar, dan Disperindag ESDM Sumut menyediakan beras dan minyak goreng dengan harga terjangkau untuk masyarakat setempat. Pelaksanaan berlangsung tertib dan menunjukkan antusiasme tinggi dari warga.
Pelaksanaan dan antusiasme warga
Pasar murah dibuka pagi hari dan berjalan lancar hingga seluruh stok habis pada hari yang sama. Penyelenggara melaporkan antrian panjang namun tetap tertib. Tingginya serapan menandakan kebutuhan masyarakat akan akses bahan pokok yang murah masih besar.
Pasar murah ini kita laksanakan untuk memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan seperti ini memang dibutuhkan,
Komoditas yang disediakan
Penyelenggara menyiapkan stok besar untuk menjangkau banyak keluarga. Rincian pasokan yang disediakan adalah sebagai berikut:
- Beras: 4 ton atau 800 sak kemasan 5 kilogram
- Minyak goreng Minyak Kita: 270 botol kemasan 2 liter (45 dus)
- Minyak goreng pouch: 240 pouch kemasan 1 liter (20 kotak)
Seluruh persediaan habis terjual selama hari pelaksanaan. Penyerapan cepat ini menjadi indikator kebutuhan nyata terhadap bahan pokok terjangkau di daerah tersebut.
Dukungan pemerintah dan manfaat kebijakan
Pihak Disperindag ESDM Sumut menyatakan pasar murah adalah salah satu langkah pemerintah untuk menjaga keterjangkauan pangan. Langkah ini juga memperkuat peran BULOG dalam memastikan distribusi komoditas pokok pada level komunitas.
Komoditas yang disediakan seluruhnya habis terjual. Ini menunjukkan antusiasme sekaligus kebutuhan masyarakat terhadap ketersediaan pangan yang terjangkau,
Pemerintah daerah dan instansi terkait berkomitmen melanjutkan program serupa untuk mereduksi beban rumah tangga akibat kenaikan harga pangan. Kolaborasi lintas lembaga dinilai efektif memperluas akses dan keterjangkauan.
Implikasi ke depan
Dengan ludesnya seluruh stok di Siantar Timur, upaya penguatan program pasar murah kemungkinan akan diperluas ke kecamatan lain. Sementara itu, data penjualan menjadi bahan evaluasi untuk menyesuaikan alokasi stok dan waktu pelaksanaan pada kegiatan berikutnya.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Wagub Sumut: Keterbukaan Informasi Harus Jadi Budaya Kerja
Wagub Sumut Surya mendorong keterbukaan informasi jadi budaya kerja setelah evaluasi KI Sumut Award 2026 men...
Arif Divonis 8 Tahun Penjara atas Kasus Pembunuhan di Medan
Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan hukuman 8 tahun penjara kepada Arif Al Qurniawan dalam perkara pembunuha...
Pledoi: Tim Advokat Minta Fitri Bebas dari Dakwaan Korupsi Bantuan Banjir
Tim advokat meminta majelis hakim PN Medan membebaskan Fitri Agust dari dakwaan korupsi bantuan banjir 2024,...
Ziarah Golkar Sumut ke TMP Medan Peringati HUT ke-62
DPD Golkar Sumut ziarah ke TMP Sisingamangaraja Medan pada 20 Oktober. Sekitar 500 kader ikut, dipimpin Anda...
Aceh-Jatim Catat Potensi Transaksi Rp1,079 T dalam Misi Dagang
Aceh dan Jawa Timur gelar misi dagang di Banda Aceh (19/10), melibatkan 149 pelaku usaha dengan potensi tran...
Penembakan Deliserdang: Wadan Koti Pemuda Pancasila Tewas, 3 Ditangkap
Wadan Koti Pemuda Pancasila Deliserdang tewas ditembak di Tanjung Morawa; Polda Sumut amankan tiga terduga p...