Karhutla Aceh Selatan: 19 Hektare Terbakar di Ujung Mangki
Tapaktuan – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Gampong Ujung Mangki dan Gampong Drien, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, masih belum terkendali hingga hari keenam, Rabu (2/9). Api mulai terlihat sejak Jumat (28/8) sekitar pukul 15.00 WIB dan telah menghanguskan sekitar 19 hektare lahan.
Kondisi dan luas area terbakar
Berdasarkan laporan Pusdalops PB BPBD Aceh Selatan, dari total luas yang terbakar, sekitar 12 hektare berada di Gampong Ujung Mangki dan 7 hektare di Gampong Drien. Sampai Rabu malam petugas baru berhasil mengendalikan sekitar 20 persen area yang terbakar di Ujung Mangki.
| Gampong | Luas Terbakar (ha) | Status |
|---|---|---|
| Ujung Mangki | 12 | Masih berkobar (pengendalian 20%) |
| Drien | 7 | Sudah padam 100% (masih disisir) |
Upaya pemadaman dan kendala di lapangan
Petugas gabungan terus melakukan pemadaman, pendinginan, dan penyisiran untuk memburu titik api dan mencegah bara menyala kembali. Asap masih mengepul dari sejumlah titik di Ujung Mangki, sehingga operasi belum tuntas.
Peralatan dan personel yang dikerahkan antara lain:
- 4 unit mesin jinjing
- 7 roll selang
- 2 unit mesin pompa milik masyarakat
- Kendaraan operasional roda dua dan roda empat
“Dukungan personel juga datang dari Damkar PB 01 Tapaktuan dan Damkar PB 07 Sawang,”
kata Mudatsir ZA, Plt. Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan. Selain itu, penanganan melibatkan Damkarmat PB WMK 05 Bakongan, TNI, Polri, TNGL Resort Bakongan, KPH Bakongan, dan masyarakat setempat.
Petugas menghadapi sejumlah kendala. Lokasi kebakaran berada sekitar 4 kilometer dari Jalan Nasional, sementara ketersediaan sumber air di lokasi terbatas. Kondisi angin dan cuaca panas juga mempercepat penyebaran api sehingga upaya pemadaman harus diulang berkali-kali.
Penyebab dan pemantauan
BPBD masih melakukan pemantauan untuk menentukan sumber dan penyebab pasti kebakaran. Sejumlah titik panas terdeteksi melalui aplikasi pemantauan seperti LAPAN dan SIPONGI, namun penyebab akhir belum dikonfirmasi.
Kondisi terkini dan langkah selanjutnya
Hingga Rabu malam, api di Ujung Mangki belum sepenuhnya terkendali dan area yang terbakar masih terus dipantau. Di Drien, meski dilaporkan padam 100 persen, tim tetap melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.
BPBD Aceh Selatan bersama TNI, Polri, TNGL, KPH, dan masyarakat akan melanjutkan pemadaman, pendinginan, penyisiran, serta pemantauan agar kebakaran tidak meluas dan potensi kebakaran susulan dapat dihindari.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Taqwaddin: Cendekiawan ICMI Aceh Harus Hadirkan Keteladanan
Ketua MPW ICMI Aceh Dr Taqwaddin ajak cendekiawan gabungkan kecerdasan dengan keteladanan dan kerja nyata un...
Debit Mata Ie Menurun, Perumdam Siapkan Mobil Tangki dan SPAM
Debit Mata Ie di Aceh Besar menurun sepanjang 2026; Perumdam siapkan mobil tangki dan dorong pembangunan SPA...
143 Lulusan STMIK TIME Diwisuda, Siap Melangkah ke Dunia Kerja
Sebanyak 143 lulusan STMIK TIME diwisuda di Medan; lulusan diimbau terus memperbarui kompetensi di tengah di...
Banjir Belawan, Wali Kota Medan Turun Lapangan; Bendungan Jebol
Wali Kota Medan Rico Waas memimpin gotong royong di Belawan saat ancaman banjir, sementara tanggul Pulo Payu...
Jeffry Barata Lubis Terpilih Aklamasi Ketua SMSI Madina 2026-2029
Jeffry Barata Lubis terpilih aklamasi sebagai Ketua SMSI Madina 2026-2029 dalam Musyawarah I di Panyabungan,...
Rico Waas Usulkan 35% APBD untuk Benahi Medan Utara
Wali Kota Medan Rico Waas pimpin gotong royong di Belawan dan usulkan 35% APBD untuk perbaikan infrastruktur...