Kadisdik Sumut Tinjau SMAN 1 Berastagi Terdampak Erupsi Sinabung
Berastagi, Karo — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, meninjau SMAN 1 Berastagi pada Rabu (2/9). Kunjungan dilakukan untuk memastikan kondisi sekolah, keselamatan warga, dan kelangsungan pembelajaran selama erupsi Gunung Sinabung.
Peninjauan untuk memastikan kegiatan belajar
Alexander turun langsung melihat lingkungan sekolah dan berdialog dengan kepala sekolah serta tenaga pendidik. Tujuannya memastikan kebutuhan peserta didik dan proses pembelajaran tetap terpantau di tengah situasi darurat.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi agar sektor pendidikan tidak luput dari penanganan bencana. Pemeriksaan meliputi kondisi ruang kelas, area evakuasi, serta kesiapan tenaga kependidikan menghadapi kemungkinan gangguan aktivitas akibat abu dan awan panas.
Keselamatan dan kesehatan prioritas
Pemerintah menegaskan keselamatan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan menjadi prioritas utama. Alexander meminta sekolah menyesuaikan aktivitas belajar mengajar jika kondisi lingkungan tidak aman.
"Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari pemantauan pemerintah terhadap kebutuhan sekolah selama masyarakat di sekitar kawasan Gunung Sinabung menghadapi dampak erupsi," kata Alexander kepada wartawan, Rabu (2/9).
Koordinasi antar pemangku kepentingan
Alexander mengingatkan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, satuan pendidikan, dan unsur terkait. Koordinasi ini diperlukan agar keputusan terkait pelaksanaan pembelajaran dan penanganan risiko dapat diambil cepat dan tepat.
Jika kondisi membahayakan, sekolah diminta menunda kegiatan tatap muka dan mengalihkan ke metode belajar lainnya sampai rekomendasi pihak berwenang menyatakan aman.
Dukungan psikologis dan tindak lanjut
Pemerintah provinsi juga memperhatikan kondisi psikologis peserta didik terdampak. Dukungan mental dan penyesuaian pembelajaran diharapkan membantu anak-anak tetap belajar sambil menghadapi dampak erupsi.
"Keselamatan seluruh warga sekolah menjadi perhatian utama. Kita berharap kondisi segera membaik dan proses pendidikan dapat terus berjalan dengan baik," ujarnya.
Pemantauan terhadap satuan pendidikan di wilayah terdampak diharapkan dilakukan secara berkala. Dengan pemantauan rutin, kebutuhan dan potensi kendala akibat erupsi dapat cepat diidentifikasi dan ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Polsek Siantar Martoba Tindaklanjuti Laporan Pencurian Pintu Besi
Polsek Siantar Martoba menindaklanjuti laporan pencurian pintu besi pagar di Jalan Sumber Jaya. Korban disar...
Polsek Siantar Evakuasi Ibu Linglung yang Melempari Orang di Jl. Pendidikan
Seorang ibu linglung melempari warga di Siantar Martoba; polisi mengevakuasi dan menyerahkan ke Dinas Sosial...
Polres Pematangsiantar Patroli SPBU Antisipasi Gangguan Keamanan
Polres Pematangsiantar patroli SPBU Minggu (6/9) untuk antisipasi Guantibmas dan cek stok BBM; hasil sementa...
Ekonomi Sergai Tumbuh 5,96% Triwulan II 2026, Tertinggi di Sumut
Ekonomi Kabupaten Sergai tumbuh 5,96% Y-on-Y pada Triwulan II 2026, tertinggi di Sumut, didorong sektor akom...
Simalungun Luncurkan Aplikasi SADATA Integrasi Data Perindag
Sekda Simalungun meluncurkan aplikasi SADATA pada 8/9 untuk integrasikan data industri dan perdagangan, perc...
Dinkes Sumut: Nasi, Ikan, dan Buah MBG Karo Terkontaminasi Bakteri
Dinkes Sumut menemukan Bacillus cereus, Staphylococcus aureus, dan E. coli pada sampel MBG Karo; kadar meleb...