DWP Mengajar Aceh Besar Perkuat Literasi Praktis Anggota
Kabupaten Aceh Besar — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh Besar menggelar sosialisasi Program DWP Mengajar bertema "DWP Mengajar: Cakap Membaca, Bijak Mengambil Keputusan" pada Kamis (3/9) di The Pade Hotel, Darul Imarah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi praktis anggota untuk mendukung pengambilan keputusan sehari-hari.
Sosialisasi dan narasumber
Acara dibuka oleh Kabag Kesejahteraan Rakyat dan Keistimewaan Aceh Setdakab Aceh Besar, Zaini SH MH. Dua narasumber dihadirkan yakni Syahrul Ramadhan dari Divisi Digitalisasi dan Layanan Kantor Pusat Bank Aceh serta Ari Syuhada Putra, Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda BBPOM Aceh.
Materi yang disampaikan
Materi fokus pada literasi praktis yang aplikatif untuk kehidupan sehari-hari. Materi utama meliputi:
- Pengelolaan keuangan keluarga dan konsep roda kehidupan oleh perwakilan Bank Aceh;
- Cara mengenali produk aman dan sesuai ketentuan oleh BBPOM Aceh;
- Pendekatan literasi untuk meningkatkan kemampuan akses, evaluasi, dan pemanfaatan informasi.
Pandangan penyelenggara
Kabag Kesra Zaini menilai peran DWP strategis dalam mendukung program pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya dukungan anggota DWP kepada pejabat daerah untuk mensukseskan program daerah.
"Dengan adanya ibu-ibu DWP, tentu dukungan terhadap para bapak-bapak pejabat akan semakin kuat dalam menyukseskan berbagai program di Aceh Besar,"
Tujuan literasi praktis menurut ketua DWP
Ketua DWP Aceh Besar, Nurbaiti Bahrul Jamil, menjelaskan bahwa Program DWP Mengajar adalah bagian dari program unggulan DWP Pusat 2026 yang mengusung pendekatan literasi praktis. Menurut Nurbaiti, literasi lebih luas dari sekadar membaca dan menulis.
"Fokus kita bukan hanya mengajarkan membaca, tetapi bagaimana membantu masyarakat dan internal DWP sendiri dalam menggunakan kemampuan literasi untuk menyelesaikan persoalan sehari-hari,"
Dampak dan tindak lanjut
Peserta mendapat wawasan langsung mengenai pengelolaan keuangan keluarga dan cara memilih produk konsumen yang aman. Pengetahuan ini diharapkan dapat diterapkan oleh anggota DWP di lingkungan keluarga dan komunitas masing-masing.
Sosialisasi ini merupakan langkah awal memperluas program literasi di tingkat kabupaten. Ke depan, pelaksanaan serupa diharapkan menjangkau lebih banyak anggota dan masyarakat untuk meningkatkan kemampuan literasi praktis di wilayah Aceh Besar.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Tiga Siswa SD 2 Muhammadiyah Langsa Raih Juara 1 Kompetisi STEAM 2026
Tiga siswa SD 2 Muhammadiyah Langsa meraih Juara 1 di Kompetisi STEAM Universitas Samudra 2026 dengan protot...
Malik Assalih Pimpin Rapat Perdana IKA SMAN 7 Medan
Malik Assalih pimpin rapat perdana IKA SMAN 7 Medan usai terpilih; Rakernas dijadwalkan 16 Januari 2027 deng...
AMB Demo DPRD Padangsidimpuan Tuntut Penjelasan Ranperda di Medan
AMB demo depan DPRD Padangsidimpuan menolak pembahasan empat Ranperda di Medan dan minta penjelasan dasar hu...
RSUD Langsa Sediakan Air Minum RO Gratis untuk Keluarga Pasien
RSUD Langsa menyediakan air minum RO gratis untuk keluarga pasien, meningkatkan kenyamanan dan mengurangi ke...
Lakalantas di Jalinsum Doloksanggul: Avanza Tabrak Hiace, Luka-luka
Avanza hilang kendali dan menabrak Hiace di Jalinsum Doloksanggul Km 7 pada 3 September; beberapa luka, semu...
Wabup Sergai Tinjau Rehabilitasi Jalan Lubuk Rotan–Naga Kisar
Wabup Adlin Tambunan meninjau rehabilitasi Jalan Lubuk Rotan–Naga Kisar sepanjang 1.086 meter untuk tingkatk...