Wabup Sergai Tinjau Rehabilitasi Jalan Lubuk Rotan–Naga Kisar
Wakil Bupati Serdang Bedagai H. Adlin Tambunan meninjau pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi ruas Jalan Lubuk Rotan–Naga Kisar, Kamis (3/9), di Dusun I Desa Lubuk Rotan, Kecamatan Perbaungan. Pekerjaan bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur dan memperlancar konektivitas antarkecamatan.
Detail pekerjaan
Pekerjaan konstruksi dilakukan dengan metode hotmix sepanjang 1.086 meter dan lebar 3,5 meter. Tim pemerintahan daerah menargetkan hasil yang tahan lama agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat untuk jangka panjang.
Dalam peninjauan tersebut Wabup Adlin didampingi Kepala Dinas PUPR Rahman Purba, Camat Perbaungan Elmiyati, dan Kepala Desa Lubuk Rotan Azra’i. Kunjungan dilaksanakan secara langsung di lokasi pelaksanaan untuk memastikan kualitas pekerjaan.
Manfaat bagi mobilitas dan ekonomi
Wabup menilai ruas Jalan Lubuk Rotan–Naga Kisar berperan strategis sebagai penghubung utama bagi warga Kecamatan Perbaungan. Peningkatan kualitas jalan diharapkan memangkas waktu tempuh dan memperlancar arus transportasi barang dan orang.
"Pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kita ingin memastikan pembangunan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Adlin Tambunan.
Adlin juga menekankan pentingnya kualitas dan keberlanjutan dalam pelaksanaan proyek. Pemerintah daerah, menurutnya, tidak hanya mengejar kuantitas tetapi juga mutu agar hasil kerja dapat digunakan dalam jangka panjang.
Peran masyarakat
Wabup mengajak masyarakat ikut menjaga dan merawat jalan yang baru diperbaiki. Salah satu perhatian khusus adalah pengawasan terhadap tonase kendaraan yang melintas agar umur jalan tidak cepat menurun.
"Kita berharap jalan yang dibangun ini dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat dan memiliki usia manfaat yang panjang. Karena itu, pengawasan masyarakat juga sangat kami butuhkan, khususnya dalam menjaga tonase kendaraan yang melalui jalan ini," tegas Adlin Tambunan.
Respons warga
Sejumlah warga Dusun I Desa Lubuk Rotan menyampaikan apresiasi langsung kepada pemerintah kabupaten. Mereka menyebut kondisi jalan sebelumnya sudah rusak parah selama sekitar lima tahun terakhir.
- Novri, 33 tahun
- Anto, 40 tahun
- Dedek, 48 tahun
"Jalan ini fungsinya sangat vital sebagai penunjang sarana transportasi. Sebelumnya kondisi jalan ini sudah rusak parah sejak lima tahun terakhir, tapi sekarang Alhamdulillah sudah diaspal, untuk itu kami ucapkan terima kasih kepada pak Bupati dan pak Wakil Bupati," ujar Novri dan Anto.
Wabup menegaskan pembangunan infrastruktur akan terus diarahkan pada ruas-ruas yang menjadi kebutuhan masyarakat dan memiliki nilai strategis bagi konektivitas serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan selesainya rehabilitasi dan rekonstruksi, pemerintah berharap peningkatan mobilitas dan aktivitas ekonomi di sepanjang ruas jalan tersebut dapat segera terwujud.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pemerintah Aceh Dukung Peran Mahasiswa di Rakernas XX BEM SI 2026
Pj Sekda mewakili Gubernur pada pembukaan Rakernas XX BEM SI di Banda Aceh; Pemprov menyatakan terbuka mener...
Pupuk Subsidi Langka di Sipirok, BNN Gerebek Marelan, Vonis Infak
Petani Sipirok kesulitan dapat pupuk subsidi meski harga melonjak; BNN gerebek Marelan dan terdakwa penggela...
Kelangkaan Semen di Nias Selatan, Harga Melonjak hingga Rp140.000
Semen langka di Nias Selatan, harga naik sampai Rp140.000 per sak dan mengganggu progres pembangunan, termas...
Polsek Siantar Barat Ajak Warga Bersama Perangi Narkoba
Polsek Siantar Barat patroli Kampung Bebas Narkoba di Jalan Jawa, ajak warga lapor bila mengetahui peredaran...
Polsek Siantar Martoba Dampingi Penjualan 2,1 Ton Jagung ke Bulog
Polsek Siantar Martoba mendampingi penjualan 2,1 ton jagung petani binaan ke Bulog Pematangsiantar pada 19 O...
Petani Sipirok Keluhkan Kelangkaan Pupuk Subsidi hingga Rp200.000
Petani Sipirok mengeluh pupuk subsidi langka dan dijual Rp190.000–Rp200.000, berisiko menurunkan hasil panen...