Lokal

Wabup Aceh Besar Ikuti Rakor Percepatan Rehabilitasi Irigasi

Bagikan:
Wakil Bupati Aceh Besar mengikuti rakor virtual dari ruang kerja untuk percepatan rehabilitasi irigasi

Kota Jantho — Wakil Bupati Aceh Besar Drs H. Syukri A. Jalil mengikuti Rapat Koordinasi virtual untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi, khususnya pemulihan jaringan irigasi sebagai penopang ketahanan pangan, Rabu (2/9).

Rakor dan dasar kebijakan

Rapat membahas implementasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 yang menjadi acuan percepatan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi. Kegiatan berlangsung melalui Zoom Meeting dari Ruang Kerja Wakil Bupati Aceh Besar.

Tujuan utama rakor adalah memastikan pelaksanaan program berjalan efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, terutama pada jaringan irigasi yang menjadi kewenangan pemerintah daerah serta irigasi tersier.

Peserta dan koordinasi antarinstansi

Wakil Bupati didampingi sejumlah pejabat daerah dan teknis. Hadir antara lain kepala OPD terkait dan perwakilan instansi pusat yang membidangi infrastruktur air dan pertanian.

  • M. Ali, Asisten II Sekretariat Daerah Aceh Besar bidang Perekonomian dan Pembangunan
  • Ir. Syahrial Amanullah, Kepala Dinas PUPR Aceh Besar
  • Imam Munandar, Plt. Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar
  • Fachrurrazi, Kepala Bagian Administrasi dan Pembangunan Setdakab
  • Syahruddin, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian
  • Perwakilan Provinsi dan instansi teknis: Kepala Dinas Pengairan Aceh, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, serta wali balai terkait

Komitmen daerah terhadap pemulihan irigasi

Wabup Syukri menegaskan komitmen pemerintah daerah mendukung percepatan pemulihan jaringan irigasi, terutama bagian yang langsung berdampak pada kegiatan pertanian dan ketersediaan pangan.

"Kami siap mendukung program percepatan rehabilitasi jaringan irigasi. Koordinasi antarinstansi perlu terus diperkuat agar setiap kendala di lapangan dapat segera ditangani," kata Syukri A. Jalil.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah juga mengingatkan pentingnya komunikasi antarpemerintah daerah agar hambatan di lapangan cepat diselesaikan.

"Komunikasi antardaerah harus terus dijaga. Kalau ada kendala, segera disampaikan dan dikoordinasikan agar masalah dapat cepat diselesaikan," ujar Fadhlullah.

Tindak lanjut dan harapan

Peserta rakor sepakat memperkuat koordinasi teknis dan administrasi agar proses rehabilitasi berjalan lancar. Langkah ini dinilai krusial untuk mendukung program swasembada pangan melalui pemulihan infrastruktur irigasi yang terdampak.

Dengan percepatan pelaksanaan sesuai Inpres, diharapkan pemulihan jaringan irigasi dapat menstabilkan pasokan air irigasi, mempercepat pemulihan produksi pertanian, dan meningkatkan ketahanan pangan di daerah terdampak.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait