Avrist Kukuhkan One Avrist Synergy untuk Perkuat Sinergi
Avrist Group mengukuhkan One Avrist Synergy pada Kamis, 3 September 2026, menyatukan empat entitas untuk memperkuat kolaborasi bisnis. Penguatan ini bertujuan menyediakan layanan keuangan terpadu, meningkatkan pengalaman nasabah, serta mendorong efisiensi dan pendapatan melalui bundling layanan.
Pengukuhan dan konsep
Pengukuhan dilakukan secara simbolis oleh pimpinan Avrist Assurance, Avrist General Insurance, Avrist Asset Management, dan DPLK Avrist. Inisiatif ini mengusung konsep "One Avrist, One Solution" untuk menghadirkan layanan terintegrasi dalam satu ekosistem.
Tujuan sinergi
Presiden Direktur Avrist Assurance, Agus Setiawan, menyatakan langkah ini merupakan implementasi nyata visi grup. Sinergi diarahkan untuk menyatukan layanan asuransi jiwa, asuransi umum, pengelolaan investasi, dan perencanaan dana pensiun.
"Sinergi tersebut bertujuan memperkuat kerja sama antarentitas sekaligus meningkatkan pengalaman nasabah melalui layanan yang lebih personal dan terintegrasi," ujar Agus Setiawan, Kamis, 3 September 2026.
Agus menambahkan, inisiatif ini juga untuk menghadapi dinamika industri jasa keuangan serta menghadirkan solusi keuangan yang lebih komprehensif.
Kinerja keuangan per Juni 2026
Beberapa entitas Avrist mencatatkan kinerja signifikan hingga Juni 2026. Data ini menunjukkan kapasitas modal dan daya tarik produk yang mendukung strategi sinergi.
| Entitas | Indikator | Per Juni 2026 |
|---|---|---|
| Avrist Assurance | Total aset | Rp5,94 triliun |
| Avrist Assurance | Ekuitas | Rp2,078 triliun |
| Avrist Assurance | Laba bersih | Rp122,7 miliar |
| Avrist Asset Management | Assets under management (AUM) | Rp3,56 triliun |
| Avrist Asset Management | Investor | 57.473 ritel; 135 institusional |
| DPLK Avrist | Dana kelolaan (AUM) | Rp1,3 triliun (naik 5,64% YoY) |
Manfaat dan lanjutan komitmen
Direktur Avrist Assurance, Aldi Rinaldi, menekankan pentingnya kolaborasi untuk menjaga relevansi perusahaan.
"One Avrist Synergy tidak hanya menyatukan empat entitas, tetapi juga menggabungkan pengalaman, kompetensi, dan inovasi masing-masing perusahaan," ujar Aldi Rinaldi, Kamis, 3 September 2026.
Penguatan ini merupakan kelanjutan dari komitmen yang dibahas pada Avrist Group Financial Forum Februari 2026, di mana seluruh entitas sepakat mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.
Implikasi ke depan: Konsolidasi layanan di bawah One Avrist Synergy diharapkan meningkatkan loyalitas nasabah, menciptakan efisiensi operasional, dan membuka peluang bundling produk yang dapat mendorong pertumbuhan pendapatan grup.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...