Lokal

Nilai Pramuka Harus Hidup di Sumut, Tekankan Pembinaan SDM

Bagikan:
Upacara Hari Pramuka ke-65 di Lapangan Alun-alun Sergai dengan peserta dan delegasi tamu

SERGAI — Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Timur Tumanggor, menegaskan pembinaan Gerakan Pramuka tidak boleh hanya sekadar transfer pengetahuan. Pernyataan itu disampaikan saat mewakili Gubernur Sumut pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat daerah, Sabtu (31/10) di Lapangan Alun-alun Kabupaten Serdangbedagai. Ia meminta nilai Satya dan Darma Pramuka benar-benar ditanamkan dan hidup dalam keseharian generasi muda sebagai bagian pembentukan sumber daya manusia tangguh.

Pesan utama: hidupkan nilai Satya dan Darma

Dalam amanat mewakili Gubernur Bobby Nasution, Timur menekankan pembangunan daerah tidak cukup hanya bertumpu pada infrastruktur dan ekonomi. Pembentukan karakter dianggap sama pentingnya. Menurutnya, pendidikan kepramukaan harus membekali anak muda kemampuan moral, disiplin, dan tanggung jawab.

"Kita membutuhkan pembinaan yang tidak hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga membangun kemampuan untuk membedakan yang benar dan salah, menghormati perbedaan, mengendalikan diri, serta bertanggung jawab atas setiap tindakan. Nilai-nilai Satya dan Darma pramuka harus benar-benar hidup dalam keseharian,"

Ancaman yang menghadang generasi muda

Timur mengingatkan kemajuan teknologi membuka peluang besar, namun juga membawa risiko jika tidak digunakan bijak. Ia menyebut beberapa ancaman nyata yang perlu diwaspadai.

  • Penyalahgunaan narkoba
  • Perjudian daring
  • Perundungan (bullying)
  • Intoleransi

Di tengah tantangan itu, Gerakan Pramuka diposisikan sebagai wadah pendidikan nonformal yang mengajarkan nilai melalui pengalaman, keteladanan, kebersamaan, dan pengabdian.

Komitmen Pemprov Sumut pada pengembangan kepemudaan

Timur menyatakan Pemerintah Provinsi Sumut berkomitmen mendukung Gerakan Pramuka sebagai mitra strategis dalam pengembangan SDM. Dukungan itu disediakan dalam bentuk ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kepemimpinan, kreativitas, kecakapan digital, dan kemampuan adaptasi tanpa mengabaikan nilai kebangsaan.

"Kepada seluruh anggota pramuka, teruslah belajar, berkarya, dan mengabdi. Jadilah teladan dalam kejujuran, kedisiplinan, persatuan, dan toleransi. Gunakan kemampuan yang kalian miliki untuk membawa manfaat bagi orang lain,"

Tuan rumah, tamu, dan rangkaian kegiatan

Upacara dihadiri Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumut Dikki Anugerah Panjaitan, delegasi Pengakap Negeri Terengganu, Malaysia, Shahrul Azwan bin Mohamad, serta Wakil Bupati Sergai Adlin Yusri Tambunan. Hadir pula kepala daerah se-Sumut, pimpinan OPD, dan pengurus Kwarda serta Kwartir Cabang.

  • Lokasi: Lapangan Alun-alun Kabupaten Serdangbedagai, Sei Rampah
  • Tamu internasional: delegasi Terengganu, Malaysia
  • Kegiatan: upacara, pemberian penghargaan, serta penampilan kader Pramuka

Wakil Bupati Sergai menyambut baik kepercayaan Kwarda Sumut memilih Kwarcab Sergai sebagai tuan rumah. Ia berharap kegiatan memperkuat koordinasi, persahabatan, dan kerja sama antar Kwartir.

Penutup: harapan bagi penguatan karakter

Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat daerah Sumut diisi pula dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah pembina dan tokoh pramuka serta penampilan kader dari berbagai kabupaten/kota. Pemerintah daerah dan Gerakan Pramuka diharapkan terus bersinergi untuk menumbuhkan generasi muda yang berkarakter, tangguh, dan berwawasan kebangsaan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait