Ngawi Tutup Bulan Bung Karno 2026 dengan Senam Sicita
Ngawi – Rangkaian Bulan Bung Karno 2026 di Kabupaten Ngawi ditutup dengan senam Sicita yang digelar di Lapangan Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Sabtu (27/6/2026). Ratusan warga mengikuti kegiatan tersebut sebagai penanda berakhirnya seluruh rangkaian acara.
Penutupan dan tujuan kegiatan
Senam bersama dimulai sejak pagi dan berlangsung meriah. Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi antara warga dan jajaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi. Panitia juga menyiapkan undian beragam hadiah untuk peserta yang beruntung.
Peserta, hiburan, dan hadiah
Warga setempat tampak antusias mengikuti gerakan senam. Suasana diperkaya oleh hiburan rakyat yang tampil di sela acara. Panitia mengadakan undian sehingga kehadiran peserta kian semarak dan interaktif.
Hadirnya pimpinan partai dan unsur daerah
Acara dihadiri oleh jajaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, termasuk Ketua DPC Dwi Rianto Jatmiko, Sekretaris Feligia Agit Hendiadi, Bendahara Agung Rezkina Pramesti, serta Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Yuwono Kartiko dan anggota fraksi PDI Perjuangan.
Kolaborasi dengan Perwosi dan komunitas senam
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, menyatakan senam Sicita merupakan kolaborasi penting. Kegiatan digelar bersama Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Ngawi dan komunitas senam di Kecamatan Karanganyar.
"Kegiatan hari ini kita melaksanakan senam bersama kolaborasi dengan Perwosi Kabupaten Ngawi dan seluruh komunitas senam yang ada di Kecamatan Karanganyar. Ini sekaligus menyambut Hari Keluarga Nasional, sehingga salah satu yang ingin kita angkat adalah pentingnya menjaga kesehatan,"
Ia menambahkan olahraga menjadi sarana menjaga kesehatan sekaligus membangun komunikasi dan kebersamaan.
"Selain menjaga kesehatan, senam ini juga menjadi sarana refreshing, menyegarkan, dan menyehatkan. Di sini kita juga membangun komunikasi dengan masyarakat, menumbuhkan karakter nasionalisme, gotong royong, dan kebersamaan,"
Rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno
Menurut Dwi Rianto, Bulan Bung Karno di Ngawi tahun ini menyasar semua kelompok usia. Kegiatan disusun agar ramah keluarga dan mendorong kreativitas generasi muda.
- PAUD dan TK: lomba mewarnai
- SD dan madrasah: lomba kaligrafi
- Remaja dan generasi Z: turnamen e-football dan lomba kecerdasan buatan (AI)
- Kegiatan sosial: bakti sosial dan santunan
Program-program itu dirancang untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan menggerakkan partisipasi masyarakat di berbagai tingkatan.
Penutupan Bulan Bung Karno di Ngawi menegaskan komitmen penyelenggara untuk menggabungkan olahraga, kreativitas digital, dan kegiatan sosial dalam satu rangkaian yang inklusif.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
DPR Minta Pengusutan Tuntas Kekerasan Ibu terhadap Anak di Pamekasan
DPR minta polisi mengusut tuntas kasus kekerasan ibu terhadap anak di Pademawu, Pamekasan, termasuk pemeriks...
PDI Perjuangan: Perubahan APBD Sumenep Harus Pro Rakyat
Fraksi PDI Perjuangan minta Perubahan APBD Sumenep 2026 tetap berpihak pada rakyat meski PAD naik dan belanj...
Surabaya Minta Perlindungan untuk Pedagang Pasar Tradisional
DPRD Surabaya dan APPSI minta pemerintah lindungi pedagang pasar tradisional dari tekanan pasar modern, dari...
DPRD Jember Minta Pangkas Anggaran Rp2,8 Miliar untuk Stiker Bantuan
DPRD Jember minta Pemkab memangkas anggaran Rp2,8 miliar untuk stiker bantuan dan mengusulkan satu jenis sti...
Jaranan Hiasi Peringatan Kemerdekaan di Trenggalek
Ribuan warga menyaksikan pagelaran jaranan di halaman DPC PDI Perjuangan Trenggalek, 17 Agustus 2026, sebaga...
ASN Banyuwangi Berbagi daftarkan 1.144 pekerja informal ke BPJS
ASN Banyuwangi Berbagi mendaftarkan 1.144 pekerja informal ke BPJS Ketenagakerjaan pada 17 Agustus 2026 untu...