Banyuwangi BMX Supercross 2026 Resmi Dimulai
BANYUWANGI — Kompetisi Banyuwangi BMX Supercross 2026 resmi dibuka pada Sabtu-Minggu, 27-28 Juni 2026, di Sirkuit BMX Internasional Banyuwangi. Event ini tercatat sebagai satu-satunya event BMX di Indonesia yang masuk kalender resmi Union Cycliste Internationale (UCI).
Kompetisi, kategori, dan peserta
Kejuaraan kali ini berstatus UCI C1, kategori yang memberi poin tinggi bagi peserta. Gelaran menarik 331 pembalap dari berbagai provinsi di Indonesia serta peserta mancanegara dari Thailand, Singapura, dan Filipina.
Dengan status C1, penyelenggaraan mendapat perhatian lebih dari federasi internasional. Hal ini mendongkrak jumlah peserta dan kualitas persaingan di lintasan.
Dukungan pemerintah daerah dan tujuan penyelenggaraan
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menegaskan kompetisi ini merupakan agenda rutin tahunan. Selain menyiapkan wadah bagi atlet muda, kegiatan juga bertujuan mendongkrak ekonomi lokal melalui kunjungan peserta dan penonton.
"Itulah yang menjadi dasar kami untuk menggelar kompetisi ini, meski di tengah efisiensi anggaran. Berkat kolaborasi dan sinergi banyak pihak, kompetisi ini bisa terlenggara,"
Sebelum pembukaan resmi, Ipuk juga ikut gowes bersama ratusan warga dan komunitas sepeda dari Ruang Terbuka Hijau Desa Blambangan menuju sirkuit di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar.
Pengakuan federasi dan promosi internasional
Sekretaris Jenderal Indonesia Cycling Federation, Jadi Rajagukguk, memberi apresiasi atas konsistensi Banyuwangi menyelenggarakan kejuaraan internasional. Jadi mengatakan status UCI C1 membuat event ini semakin diperhitungkan.
"BMX Supercross ini merupakan agenda resmi UCI, dan masuk dalam kategori C1 yang memiliki poin tinggi. Dengan demikian banyak peserta baik dalam negeri maupun luar negeri yang ikut dalam kompetisi ini,"
Jadi menambahkan bahwa konsistensi penyelenggaraan menjadi bahan promosi ICF ke kongres federasi tingkat ASEAN, Asia, hingga UCI di dunia.
Dampak ekonomi dan portofolio olahraga Banyuwangi
Selain BMX, Banyuwangi sebelumnya rutin menjadi tuan rumah sejumlah event sepeda besar. Di antaranya Tour de Banyuwangi Ijen, Banyuwangi International Downhill, serta berbagai Kejuaraan Nasional.
Penyelenggaraan berkelanjutan memberi nilai jual bagi daerah. Sirkuit BMX Banyuwangi juga disebut sebagai salah satu yang terpanjang dan terbaik di Asia, sehingga menarik perhatian pembalap kawasan.
"Kompetisi balap sepeda internasional di Banyuwangi menjadi nilai jual kami ke federasi Asia hingga dunia,"
Di tengah efisiensi anggaran, pemerintah daerah tetap mengupayakan kehadiran event internasional dengan menggandeng mitra. Federasi berkomitmen membantu menghadirkan dukungan dan partner agar acara kian meriah dan profesional.
Keberlanjutan agenda ini diharapkan terus membuka peluang bagi atlet lokal, meningkatkan kunjungan wisata olahraga, dan memperkuat posisi Banyuwangi sebagai pusat kegiatan balap sepeda internasional.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Antrean Pelabuhan Ketapang
ASDP dan Pemkab Banyuwangi bersepakat percepat peningkatan dermaga, perluasan buffer zone, dan kapal bantuan...
AirNav Bantu Kampung Seling: Turbin PLTMH & Fasilitas Dasar
AirNav dan Pemkab Banyuwangi serahkan turbin PLTMH, musala, ruang kelas, dan sanitasi untuk Kampung Seling p...
DPC PDI Perjuangan Kediri Gelar Tahlil 7 Hari untuk Guruh
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menggelar tahlil tujuh hari untuk Guruh Soekarnoputra, menekankan pentin...
Pemkab Jember Atur Jam Operasional untuk Redam Konflik Pasar Tanjung
Pemkab Jember dan DPRD setujui pengaturan jam operasional Pasar Tanjung sementara menunggu revitalisasi dan...
Warga Surabaya Keluhkan Data Desil Tak Sesuai, DPRD Minta Pendataan
Warga Sukolilo mengeluh peringkat desil tak sesuai; DPRD minta RT/RW mendata warga untuk pendampingan pengaj...
Ratusan Warga Gelar Tahlil untuk Guruh Soekarnoputra di Bangkalan
Ratusan kader dan warga Bangkalan menggelar doa bersama dan tahlil Jumat malam untuk mengenang tujuh hari wa...