Bunda PAUD Julok Tinjau MPLS di PAUD Bungong Seuke
Julok, Aceh Timur — Bunda PAUD Kecamatan Julok, Ny. Raudhatul Jannah, S.Pd.I, M.Pd (Oja), meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di PAUD Bungong Seuke, Rabu, 15 Juli. Kunjungan bertujuan memastikan anak-anak merasa nyaman dan mengenal lingkungan PAUD sejak hari pertama.
Lokasi dan sambutan
PAUD Bungong Seuke terletak di kawasan pesisir, yang aksesnya menantang. Untuk mencapai lokasi, rombongan harus menggunakan kendaraan roda dua dan menyeberangi sungai. Kedatangan Bunda PAUD didampingi Camat Julok dan disambut oleh keuchik, Bunda PAUD Gampong Naleung, kepala PAUD, serta para guru.
Tujuan MPLS dan pesan kepada anak
Dalam kunjungan itu, Oja mengingatkan bahwa pekan pertama sekolah berfungsi sebagai masa adaptasi. Tujuannya agar anak tidak canggung, mengenal kelas, teman, dan fasilitas PAUD sehingga merasa betah.
"Di sini kalian akan belajar sambil bermain, bernyanyi, menggambar, dan berteman. Jangan takut ya nak. Ibu-ibu guru di sini sayang sama kalian semua,"
Ia menekankan pendekatan pembelajaran yang penuh kasih sayang dan kesabaran. Oja meminta guru menggunakan metode bermain agar pembelajaran sesuai dengan tahap perkembangan anak.
"Usia PAUD adalah usia emas. Pondasi karakter, agama, dan kemandirian anak dimulai dari sini. Mari kita bersama-sama mencetak generasi Julok yang cerdas, berakhlak, dan cinta Al-Qur'an,"
Kegiatan lapangan dan motivasi belajar
Sebelum meninggalkan lokasi, Bunda PAUD mengajak sejumlah anak untuk membaca ulumul Qur'an bersama. Anak-anak juga diajak menghafal rukun Islam, rukun iman, dan nama-nama nabi dengan metode bernyanyi untuk memudahkan ingatan.
Meskipun tidak semua anak mampu menghafal, Bunda PAUD tetap memberikan apresiasi. Ia membagikan susu cair sebagai bentuk dukungan nutrisi dan motivasi kepada seluruh anak PAUD Naleung.
Makna kunjungan
Kunjungan ini menegaskan pentingnya perhatian pemerintahan kecamatan terhadap pendidikan anak usia dini, terutama di daerah terpencil dan pesisir. Pendekatan suportif dari pihak sekolah dan keluarga diharapkan memperkuat pondasi karakter dan keterampilan dasar anak.
Ke depan, dukungan berkelanjutan berupa pendampingan guru, fasilitas, dan program gizi sederhana seperti pembagian susu dapat meningkatkan partisipasi serta kualitas pembelajaran di PAUD pesisir.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
P3TSU Medan Bantah Kabar Kenaikan Sewa Kios 20%
P3TSU Medan membantah rumor kenaikan sewa kios 20% di Pusat Pasar Medan dan meminta bukti resmi serta dialog...
Tiga Eks Pejabat Dituntut dalam Kasus Korupsi Kapal Tunda Belawan
Tiga mantan pejabat dituntut beragam atas kasus korupsi pengadaan dua kapal tunda di Pelindo Belawan; kerugi...
Dana Banper Tertunda, Distribusi MBG di Sergai Terhenti
Distribusi MBG di tiga SPPG Serdang Bedagai terhenti pertengahan Juli karena dana Banper belum cair, menunda...
UMKM Siantar Expo 2026 Dibuka, 70% Tenaga Kerja Terserap UMKM
UMKM Siantar Expo 2026 dibuka di Pematangsiantar; pemerintah dorong promosi, akses permodalan, dan gerakan '...
Putra Putri Kebudayaan Medan 2026 Dibuka, Cetak Duta Pelestari Budaya
Pemilihan Putra Putri Kebudayaan Medan 2026 dibuka 14 Juli; ajang ini bertujuan mencetak generasi muda sebag...
Pemkab Simalungun Bahas Revisi RIPS untuk Perbaiki Pengelolaan Sampah
Pemkab Simalungun menggelar rapat revisi RIPS di Pematang Raya untuk menyusun kebijakan pengelolaan sampah y...