Dana Banper Tertunda, Distribusi MBG di Sergai Terhenti
Perbaungan, Serdang Bedagai — Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) dari tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Serdang Bedagai terhenti pertengahan Juli. Penghentian operasional dipicu oleh belum cairnya dana Bantuan Pemerintah (Banper) sehingga ribuan penerima manfaat menunggu pasokan makan bergizi.
Siapa dan di mana terdampak
Ketiga dapur yang terdampak adalah SPPG Kota Galuh 1 (Desa Kota Galuh, Kec. Perbaungan), SPPG Firdaus 1 (Desa Firdaus, Kec. Sei Rampah), dan SPPG Pergulaan (Kec. Sei Rampah). Sektor pendidikan menjadi salah satu yang paling merasakan dampak, termasuk sejumlah SD dan SMP di wilayah tersebut.
Dampak di sekolah
Kepala SDN 101933 Perbaungan, Fatmawati SPdI, mengatakan pendistribusian MBG yang biasanya lancar mendadak terhenti sejak 15 Juli, beberapa hari sebelum dan setelah masa libur. Sekolah mencatat 125 siswa dan 12 guru/tendik sebagai penerima manfaat.
"Jumlah penerima manfaat program MBG di SND 101933 Perbaungan sebanyak 125 orang pelajar dan 12 orang guru serta tenaga pendidik (tendik) berharap pendistribusian ke sekolah kembali lancar, karena seluruh pelajar berharap dapat kembali menerima MBG,"
SMPN 4 Sei Rampah juga melaporkan terhentinya pasokan selama dua hari, padahal institusi tersebut memiliki 272 penerima manfaat (peserta didik, guru, dan tendik). Kepala SD Permata Firdaus, Aiga, menyampaikan kekhawatiran serupa dari orang tua dan murid.
"Anak-anak dan orang tua juga sudah bertanya-tanya kenapa MBG belum tersalurkan, saya berharap dalam waktu dekat MBG dapat aktif kembali,"
Jumlah penerima per SPPG
| SPPG | Perkiraan penerima |
|---|---|
| SPPG Kota Galuh 1 | ~2.380 orang |
| SPPG Firdaus I | 2.598 orang (termasuk 2.098 peserta didik dan sekitar 500 untuk kelompok 3B) |
| SPPG Pergulaan Sei Rampah | ~3.489 orang |
Penyebab dan tindak lanjut
Pihak SPPG mengonfirmasi penghentian operasional karena dana Banper belum masuk ke kas dapur. Kepala SPPG Kota Galuh 1, E. Barus, menyatakan pihaknya tengah menunggu pencairan agar kegiatan dapur dapat dimulai kembali dan MBG tersalurkan ke penerima.
Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Serdang Bedagai, Nurhasanah Ritonga, menjelaskan bahwa ketiga SPPG belum beroperasi karena dana Banper masih dalam proses pencairan. Ia menyebut pelaporan kondisi telah disampaikan ke pimpinan dan saat ini menunggu penyelesaian administrasi.
"SPPG Perbaungan Kota Galuh 1, SPPG Sei Rampah Firdaus 1, dan SPPG Sei Rampah Pergulaan hingga saat ini belum kembali beroperasi karena dana bantuan pemerintah untuk operasional ketiga SPPG tersebut masih dalam proses pencairan,"
Situasi ke depan
Pihak terkait berharap proses pencairan Banper selesai segera sehingga penyaluran MBG kepada penerima—termasuk peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD—dapat kembali normal. Sekolah dan keluarga menantikan kepastian karena program ini membantu kelompok ekonomi rentan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Bupati Pimpin Gotong Royong Tiga Hari di Tanjungtiram untuk Kebersihan
Bupati Batubara pimpin gotong royong tiga hari di Tanjungtiram (18–20 Sep 2026) melibatkan Forkopimda, TNI,...
Batubara Siapkan Tanam 16.000 Pohon Aren, Potensi Nira dan Gula Aren
Bupati Batubara kunjungi penangkaran aren dan rencanakan penanaman 16.000 pohon untuk kembangkan nira dan gu...
ASN Batubara Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional 17 September 2026
ASN Pemkab Batubara menggelar upacara HKN pada 17 September 2026 untuk menegaskan disiplin, profesionalisme,...
BKAD Tapanuli Utara dan IT Del Uji Coba SIKAT-BENCANA
BKAD Tapanuli Utara bersama IT Del menguji prototipe SIKAT-BENCANA untuk mempercepat pengelolaan BTT dan pen...
Kontainer Alkes Tiba di RSUD Sabang, Status Kontrak di Inaproc Disorot
Kontainer alkes tiba di RSUD Sabang (19/9) meski ada klaim pembatalan kontrak; penyedia mengacu pada status...
Ratusan Warga Aceh Besar Terima Beras Bulog, 39 Nama Hilang dari Data
Ratusan warga Aceh Besar menerima beras Bulog periode Juli–September 2026; 39 nama hilang dari data sementar...