Radang Tenggorokan Tak Kunjung Sembuh? 5 Makanan yang Direkomendasikan
Radang tenggorokan yang menyebabkan nyeri saat menelan dan berbicara bisa diperlambat pemulihannya jika salah memilih makanan. Saat gejala muncul, pilih makanan yang lembut, bergizi, dan mudah ditelan untuk meredakan iritasi dan mendukung sistem imun.
Makanan yang direkomendasikan untuk radang tenggorokan
Berikut lima jenis makanan yang umum disarankan karena teksturnya yang lembut dan kandungan nutrisinya:
- Sup ayam hangat
- Madu
- Oatmeal
- Yogurt rendah gula
- Buah bertekstur lembut (pisang, alpukat, smoothie)
Sup ayam hangat: melembapkan dan menguatkan
Sup ayam hangat membantu menjaga tenggorokan tetap lembap dan memberikan kenyamanan saat ditelan. Selain itu, sup mengandung protein dari daging ayam dan vitamin serta mineral dari sayuran yang mendukung pemulihan.
Madu: antiradang alami
Madu memiliki sifat antiradang dan antioksidan yang dapat mengurangi iritasi tenggorokan. Konsumsi satu hingga dua sendok madu atau campurkan ke air hangat untuk efek menenangkan.
Peringatan: jangan berikan madu kepada bayi di bawah satu tahun karena berisiko menyebabkan botulisme.
Oatmeal: lembut dan mengenyangkan
Oatmeal cocok saat tenggorokan nyeri karena teksturnya yang lembut dan mudah ditelan. Makanan ini kaya serat sehingga memberi rasa kenyang lebih lama dan membantu menjaga stabilitas gula darah.
Untuk menambah rasa dan kelembutan, padukan oatmeal dengan pisang halus atau sedikit madu.
Yogurt rendah gula: probiotik dan sensasi dingin
Yogurt mudah ditelan dan mengandung probiotik yang mendukung kesehatan saluran pencernaan serta sistem imun. Pilih yogurt rendah gula agar manfaatnya lebih optimal.
Konsumsi yogurt yang agak dingin dapat memberikan sensasi menenangkan pada tenggorokan yang meradang.
Buah bertekstur lembut: vitamin dan antioksidan
Buah seperti pisang dan alpukat atau buah yang diolah menjadi smoothie menyediakan vitamin, mineral, dan antioksidan penting untuk proses penyembuhan. Pastikan teksturnya halus agar tidak mengiritasi tenggorokan.
Hindari buah yang sangat asam apabila menimbulkan rasa perih, misalnya jeruk atau nanas, hingga tenggorokan membaik.
Kapan perlu ke dokter?
Jika keluhan tidak kunjung membaik, disertai demam tinggi, sulit bernafas, atau muncul nanah pada tenggorokan, segera konsultasikan ke tenaga medis untuk pemeriksaan dan penanganan yang tepat.
Memilih makanan yang tepat dapat membantu meredakan gejala dan mempercepat pemulihan, tetapi penanganan medis tetap diperlukan bila gejala memburuk.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Mengenal Ikan Sidat: Omega-3 Tinggi, Potensi Pangan dan Ekonomi
Ikan sidat kaya Omega-3 (DHA & EPA) dan nutrisi lain, berpotensi jadi sumber pangan bergizi sekaligus komodi...
Paparan Panas Ancaman Kulit: Wardah Perkenalkan Sunscreen dengan Heat Defense
Wardah perkenalkan sunscreen dengan teknologi Heat Defense pada acara di Jakarta, 3 Oktober 2026, untuk lind...
Hari Hewan Sedunia: 5 Penyakit Zoonosis yang Perlu Diwaspadai
Pada Hari Hewan Sedunia (4 Okt), kenali 5 penyakit zoonosis utama, cara penularan, dan langkah pencegahannya...
Dinkes Jabar: Influenza Tipe A Mudah Menular dalam Keluarga
Dinkes Jawa Barat ingatkan influenza tipe A mudah menular di keluarga; isolasi mandiri dan pakai masker pent...
Nakes Tangerang Inspeksi Jajanan Sekolah untuk Cegah Pangan Tak Aman
Nakes Tangerang inspeksi jajanan sekolah untuk memastikan kebersihan, keamanan pangan, dan mendukung tumbuh...
Tangerang Waspadai Influenza Tipe A: Dinkes Imbau Orang Tua Waspada
Dinkes Kota Tangerang imbau orang tua waspada terhadap influenza tipe A; Kabupaten Tangerang melaporkan stat...