Pape Thiaw Dipecat oleh Federasi Sepak Bola Senegal
Pape Thiaw beserta seluruh staf kepelatihannya resmi diberhentikan oleh Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) pada Rabu, 15 Juli 2026, menyusul kegagalan tim di Piala Dunia 2026 dan masalah internal yang muncul setelah kontroversi final AFCON. Keputusan itu diambil dengan alasan evaluasi performa dan prospek tim nasional.
Pemecatan dan alasan resmi
FSF menyatakan perubahan diperlukan demi kepentingan sepak bola Senegal setelah menilai penampilan tim dan prospeknya. Pernyataan resmi federasi menyebutkan bahwa komite eksekutif memutuskan untuk memberhentikan Thiaw dan semua staf pendukungnya.
"Setelah mengevaluasi penampilan tim nasional dan prospeknya. Komite Eksekutif menilai perubahan diperlukan demi kepentingan sepak bola Senegal,"
Jejak kepelatihan Thiaw dan kontroversi AFCON
Pape Thiaw naik menjadi pelatih kepala setelah Aliou Cisse dipecat pada Oktober 2024. Ia sebelumnya menjadi asisten Cisse, yang membawa Senegal meraih gelar AFCON pada 2024. Thiaw mempertahankan beberapa fondasi permainan, termasuk menempatkan Krepin Diatta sebagai bek kanan dan El Hadji Malick Diouf di sisi kiri.
Senegal tampil disiplin pada turnamen itu, hanya kebobolan dua gol dalam tujuh pertandingan. Namun final melawan Maroko memicu kontroversi besar setelah satu gol dianulir dan Maroko mendapat penalti; Senegal melakukan walk-out sebagai protes dan pertandingan sempat terhenti karena kericuhan suporter dan ofisial.
"Saya hanya berusaha melindungi pemain dari ketidakadilan,"
Meski Senegal sempat dinyatakan menang lewat gol Pape Gueye, Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) menjatuhkan sanksi lima bulan kepada Thiaw dan membatalkan hasil pertandingan tersebut.
Masalah internal memuncak di Piala Dunia 2026
Reaksi di dalam negeri kontras dengan keputusan CAF. Ribuan pendukung menerima para pemain sebagai pahlawan, dan Thiaw mendapat pujian karena dinilai berani melawan ketidakadilan. Namun suasana berubah saat penampilan Senegal di Piala Dunia 2026 kurang meyakinkan.
Kekalahan dramatis setelah unggul 2-0 atas Belgia memperlihatkan kelemahan taktik dan indikasi masalah internal. Ketegangan semakin terlihat setelah pernyataan kuat dari gelandang Pape Gueye lewat akun pribadinya, @p.gueye24:
"Selama staf pelatih ini masih bertugas, saya memilih beristirahat dari tim nasional,"
Gueye tidak merinci konfliknya dengan jajaran pelatih, namun pernyataannya menambah asumsi adanya perselisihan internal yang serius. Thiaw sendiri sempat mengatakan kontraknya baru diselesaikan menjelang laga melawan Norwegia:
"Ini bukan soal uang, tetapi prinsip dan rasa hormat,"
Implikasi dan langkah selanjutnya
FSF belum mengumumkan pengganti Thiaw. Keputusan pemecatan membuka jalan bagi proses evaluasi dan kemungkinan pencarian pelatih baru untuk memulihkan stabilitas tim menjelang agenda internasional berikutnya. Publik dan pemain menunggu langkah federasi dalam menangani konflik internal serta memulihkan performa tim.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
UPI dan STKIP Pasundan ke Final Campus League Futsal Bandung 2026
UPI dan STKIP Pasundan melaju ke final Campus League Futsal Bandung 2026 setelah menundukkan UIN SGD dan UNW...
Seluruh Tiket Final DBL Jakarta 2026 Ludes dalam 47 Jam
Seluruh tiket Final Honda DBL Jakarta 2026 habis terjual; presale ludes dalam 1 jam dan semua tiket habis da...
MilkLife Strikers Juara Singa Cup 2026 Girls U12
MilkLife Strikers juara Singa Cup 2026 Girls U12 setelah menang 2-1 atas Selangor FC Academy A di Singapura,...
Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Bungkam Lion City 6-1
MilkLife Strikers menaklukkan Lion City Sailors 6-1 di Singa Cup 2026, berkat hattrick Ika Wonda dan permain...
SDN 021 Ciporeat dan SDN 075 Jatayu Juara MLSC Bandung 2026
SDN 021 Ciporeat (KU12) dan SDN 075 Jatayu (KU10) keluar sebagai juara MLSC Bandung Seri 1 2026 setelah fina...
Perawatan Sepeda Motor setelah Honda Bikers Day Ambarawa
Bikers HBD Ambarawa disarankan cuci, cek oli, rem, ban, rantai, dan CVT; lakukan servis di AHASS bila perlu...