Produser: Semua Karakter Penting di 'Andai Waktu Bisa Diulang'
Produser dan penulis Andai Waktu Bisa Diulang Kembali, Muhammad Ali Ghifari, menegaskan semua kru dan pemeran memegang peran penting dalam keberhasilan film tersebut. Pernyataan itu disampaikan saat proses pascaproduksi berlangsung, menjelang penayangan pada 30 Juli 2026.
Pendekatan penulisan karakter
Ghifari mengatakan ia sengaja memberi ruang kepada setiap tokoh agar tidak menjadi sekadar pelengkap. Ia ingin setiap karakter memiliki fungsi yang jelas dalam alur cerita.
"Saya tidak setuju dengan orang-orang yang bilang dalam satu film digendong karakter tertentu. Film itu selalu digendong bersama," kata Ghifari, Selasa, 14 Juli 2026.
"Dari orang yang gendong lampu, sampai yang membawakan makanan tengah malam, semuanya punya perannya masing-masing."
Menurut Ghifari, prinsip itu terlihat di banyak adegan kecil yang mendukung perjalanan tokoh utama. Pola penulisan seperti ini dibuat agar hubungan antarkarakter terasa organik dan bermakna.
Penghargaan untuk pemeran dan pendamping
Ghifari memberi apresiasi khusus kepada Nadzira Shafa dan Mazaki Ahmad. Ia menilai pemeranan mereka sebagai Rika dan Boim memainkan peran penting dalam perkembangan tokoh Dinar dan Faiz.
"Waktu saya menulis, saya tidak ingin ada karakter sampingan. Saya ingin semua punya peran dan porsinya masing-masing. Kalau diperhatikan, Rika dan Boim hadir dengan perannya masing-masing secara luar biasa," ujarnya.
Ia juga menyebut peran acting coach krusial dalam pendalaman karakter. Tanpa pendampingan itu, Ghifari yakin kualitas permainan aktor tidak akan mencapai hasil seperti sekarang.
Proses pascaproduksi dan harapan penonton
Selama proses penyuntingan, Ghifari mengaku menonton film itu sebanyak 38 kali. Meski berulangkali menonton, ia tetap merasa hasil akhir melampaui ekspektasinya.
Sutradara Muhammad Amrul Ummami turut menyatakan kepuasan atas penampilan seluruh pemain. Menurut Amrul, para pemeran berhasil mengembangkan karakter melebihi apa yang semula diperkirakan.
"Para cast memainkan karakter dengan sangat baik, melebihi ekspektasi saya. Mereka memaksimalkan kemampuan yang bahkan belum kami sadari sebelumnya," kata Amrul.
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 30 Juli 2026. Ghifari berharap penonton dapat menangkap pesan utama bahwa keberhasilan sebuah film lahir dari kerja sama tim, dari kru teknis hingga pemeran pendukung.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
No Na Rilis 'Star', Angkat Identitas Indonesia lewat Island Pop
No Na merilis 'Star' pada 18 Sep 2026, memadukan pop modern, referensi gamelan, dan nuansa tropis sebagai pe...
Film Horor Indonesia Meluncur di IHFFM 2026, Tayang di Melbourne
IHFFM 2026 diumumkan di Jakarta; festival memutar film horor bertema mitologi Indonesia di The Capitol, Melb...
Rekomendasi Film Adaptasi Gim, Termasuk Resident Evil (2026)
Tujuh rekomendasi film adaptasi gim untuk ditonton, termasuk Resident Evil yang tayang di Indonesia 16 Septe...
Produser Janji Bangun Rumah Singgah Jika Film Istimewa Capai 1 Juta
Produser film Istimewa berjanji membangun Rumah Singgah di tiap provinsi jika film mencapai satu juta penont...
Netflix Produksi Narnia: The Magician’s Nephew, Rilis Feb 2027
Netflix produksi film Narnia karya C. S. Lewis, sutradara Greta Gerwig; rilis bioskop 12 Feb 2027 dan tayang...
The Scandal Tayang di Netflix: Romansa Berbahaya di Era Joseon
The Scandal tayang di Netflix 18 Sept 2026; romansa berbahaya berlatar Joseon dengan Son Ye-jin, Ji Chang-wo...