Tottenham Catat Awal Musim Terburuk, Turun ke Peringkat 18
Tottenham Hotspur mengalami awal musim terburuk sejak 2008-2009 setelah kalah dari Aston Villa di kandang, Sabtu 19 September 2026, dan turun ke peringkat ke-18 klasemen Liga Primer Inggris. Kekalahan itu menegaskan kegagalan Spurs meraih kemenangan dalam lima pertandingan pertama musim ini.
Kekalahan di kandang: bagaimana laga berjalan
Tottenham memulai pertandingan dengan penguasaan yang lebih baik, namun Aston Villa memanfaatkan celah pertahanan untuk membuka keunggulan lewat Johan Manzambi menjelang turun minum. Kondisi ini terjadi saat kapten Tottenham, Micky van de Ven, harus meninggalkan lapangan untuk mendapat perawatan.
Pada babak kedua, Spurs berupaya bangkit. Mohammed Kudus terlihat menyamakan kedudukan sekitar menit ke-60, tetapi gol itu dianulir setelah pemeriksaan VAR menunjukkan Andy Robertson dalam posisi offside tipis saat memulai serangan.
Momentum Villa dan gol penentu
Aston Villa memanfaatkan momen setelah keputusan VAR. Nicolas Jackson menggandakan keunggulan melalui tembakan akurat dari tepi kotak penalti pada menit ke-67, lalu Emiliano Buendia menambah angka dengan sepakan melengkung pada menit ke-79.
Tottenham hanya mampu memperkecil kekalahan di akhir laga lewat gol Conor Gallagher dan sundulan Jan Paul van Hecke pada masa tambahan waktu. Dua gol itu belum cukup untuk menghindarkan Spurs dari kekalahan kandang 3-2.
Peran VAR dan kontroversi offside
Keputusan VAR menjadi titik balik pertandingan. Gol Mohammed Kudus dianulir karena Andy Robertson berada pada posisi offside saat membangun serangan, meski margin offside disebut sangat tipis. Anulasi itu menghentikan momentum Tottenham dan membuka peluang Villa mengendalikan laga kembali.
Dampak pada klasemen dan reaksi suporter
Kekalahan ini membuat Spurs mengakhiri pekan dengan hanya dua poin dari lima pertandingan dan menempati posisi ke-18 sementara. Sementara itu, kemenangan perdana Aston Villa membawa mereka naik ke peringkat ke-15 dengan empat poin.
Para pendukung Tottenham bereaksi negatif di tribun setelah tim kesayangan mereka kembali gagal meraih hasil positif, menambah kekhawatiran jelang jeda internasional.
Prospek ke depan
Tottenham akan memasuki jeda internasional dengan catatan buruk di awal musim. Tekanan untuk segera memperbaiki performa meningkat, khususnya soal ketahanan lini belakang dan efektivitas serangan di momen krusial.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Chiesa Pulih dan Siap Kembali Berlatih Bersama Liverpool
Federico Chiesa diperkirakan kembali berlatih bersama Liverpool akhir bulan ini setelah absen lima pekan; Gi...
Lagu Korea Utara Salah Diputar Saat Laga Hoki Korsel di Asian Games
Lagu kebangsaan Korea Utara salah diputar saat Korea Selatan melawan Bangladesh di Asian Games 2026; panitia...
Rumah Indonesia di Nagoya Resmi Dibuka untuk Dukung Atlet Asian Games
Rumah Indonesia di Nagoya resmi dibuka 19 Sept 2026 untuk mendukung atlet Indonesia dan promosi budaya selam...
Memphis Depay Tersisih, Ruben Van Bommel Dipanggil Timnas
Xavi Hernandez tak memanggil Memphis Depay untuk Nations League; Ruben Van Bommel mendapat panggilan perdana...
Kejurnas Berkuda Memanah III: 98 Atlet Bersaing di Bogor
98 atlet dari 13 provinsi bersaing di Kejurnas Berkuda Memanah III (17-20 Sept 2026) di Bogor; KONI apresias...
Raphinha Dukung Lamine Yamal Raih Ballon d'Or 2026
Raphinha mendukung Lamine Yamal sebagai pemenang Ballon d'Or 2026, menyorot statistik, trofi, dan daya tarik...