'Para Perasuk' Dipilih Jadi Film Pembuka AAIFF 2026
Film Para Perasuk terpilih sebagai Opening Night Screening di Asian American International Film Festival (AAIFF) 2026 di New York. Pemutaran pembuka dijadwalkan pada 30 Juli 2026 dan menandai kelanjutan perjalanan internasional film ini setelah debut dunia di Sundance.
Jadwal penayangan dan penerimaan internasional
Para Perasuk akan diputar pada malam pembukaan festival di New York, Amerika Serikat. Jadwal ini sekaligus menempatkan film sebagai salah satu sorotan utama AAIFF pada 30 Juli 2026. Sebelumnya film berjudul internasional Levitating itu menggelar pemutaran perdana di Sundance Film Festival 2026 dan mendapat sambutan hangat, termasuk standing ovation dari penonton.
Sinopsis singkat
Film ini mengisahkan Bayu, pemuda 20 tahun yang tinggal di Desa Latas, sebuah komunitas yang dikenal dengan tradisi pesta kerasukan turun-temurun. Mata air keramat yang menjadi tempat para perasuk mencari roh terancam digusur.
Untuk menyelamatkan sumber air, Bayu bertekad menjadi perasuk utama dalam pesta besar untuk mengumpulkan dana. Namun ia kemudian menyadari bahwa ambisi saja tidak cukup, dan berusaha menjadi perasuk sejati sekaligus melindungi desanya yang dicintainya.
Pemain dan tim kreatif
Film drama ini disutradarai oleh Wregas Bhanuteja dan menampilkan pemain-pemain terkemuka Indonesia. Para pemeran membawa nuansa emosional dan kultural yang kuat dalam cerita.
- Angga Yunanda
- Maudy Ayunda
- Bryan Domani
- Chicco Kurniawan
- Indra Birowo
- Ganindra Bimo
Tentang AAIFF
AAIFF diselenggarakan oleh organisasi Asian CineVision sejak 1978 dan tercatat sebagai festival film Asia-Amerika pertama serta yang tertua di AS. Festival ini menjadi platform penting bagi karya-karya Asia dan Asia-Amerika.
Selain menayangkan film, AAIFF aktif mendorong inklusivitas dan keberagaman. Festival ini juga mempromosikan penggunaan film sebagai sarana perubahan sosial di dunia perfilman independen.
Dengan terpilihnya Para Perasuk sebagai film pembuka, karya ini mendapat peluang lebih besar untuk menjangkau penonton internasional dan memperkuat posisi sinema Indonesia di kancah global. Penayangan di AAIFF juga dapat membuka ruang diskusi tentang tradisi lokal dan tantangan pelestarian budaya melalui medium film.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Madani Film Festival 2026 Usung Tema Rimpang, Digelar 7-11 Oktober
Madani Internasional Film Festival 2026 bertema Rimpang digelar 7-11 Oktober di Jakarta, mendorong kolaboras...
Song Kang dan Kim Sohyun Reuni di Drakor 'White Scandal'
Song Kang dan Kim Sohyun dipastikan reuni sebagai pemeran utama drama MBC 'White Scandal', adaptasi webtoon...
DKJ Imbau Warga Waspada Pembelian Tiket 'Orchestra Experience'
DKJ mengimbau warga berhati-hati membeli tiket 'Orchestra Experience' setelah laporan dan pembatalan mendada...
Olivia Pilih Isyana untuk Lagu Pancasila Beraransemen Orkestra
Produser Olivia Zallianty memilih Isyana Sarasvati menyanyikan lagu Pancasila versi orkestra untuk menjangka...
Lee Jae Wook Bintangi Dead-End Job, Tayang 30 Oktober 2026
Lee Jae Wook membintangi serial Netflix Dead-End Job, tentang pekerja paruh waktu yang menerima tawaran berb...
Serial Fast & Furious Tayang 2028, Vin Diesel Jadi Produser
Peacock setujui serial Fast & Furious tayang 2028; Vin Diesel akan menjadi produser eksekutif dan proyek ber...