Film 'Andai Waktu' Angkat Nilai Kehidupan, Tayang 30 Juli
Produser dan penulis Andai Waktu Bisa Diulang Kembali, Muhammad Ali Ghifari, mengatakan film itu dibuat sebagai media sederhana untuk menyampaikan nilai kehidupan kepada anak. Film produksi FMM Studios dan Langit Pictures dijadwalkan tayang di bioskop mulai 30 Juli 2026.
Ide awal dan tujuan pembuatan
Ghifari menyatakan ide film lahir dari keinginan menghadirkan cerita yang mudah dipahami keluarga. Tujuan utamanya adalah menjadi alat pembelajaran bagi anak lewat kisah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
"Film ini berawal dari satu ide singkat. Yaitu bagaimana menghadirkan film yang bikin kita mudah dalam mendidik anak."
Karakter sebagai contoh nilai
Ghifari menyebutkan karakter dalam film dibuat untuk memperlihatkan konsekuensi pilihan hidup. Tokoh Faiz digambarkan sebagai teladan anak yang rajin belajar dan bertanggung jawab. Sebaliknya, karakter Dinar menunjukkan dampak ketika hidup dipenuhi persoalan.
Dengan pendekatan seperti ini, produser berharap penonton, khususnya orang tua dan anak, bisa menangkap pesan moral tanpa terasa menggurui.
Pesan tentang hubungan dan waktu
Selain pelajaran tentang tanggung jawab, film ini menekankan pentingnya sikap terhadap sesama. Ghifari mengingatkan setiap perlakuan dapat meninggalkan dampak panjang yang sulit dihapus.
"Kita tidak bisa memutar waktu. Karena itu, hati-hati memperlakukan orang lain, karena luka yang dalam tidak bisa disembuhkan."
Sutradara Muhammad Amrul Ummami menambahkan bahwa waktu adalah hal paling berharga dalam kehidupan. Dia berharap penonton termotivasi memanfaatkan setiap kesempatan untuk bertindak terbaik.
"Saya berharap penonton dapat memanfaatkan setiap kesempatan untuk melakukan hal terbaik."
Tema dan harapan rilis
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali mengangkat tema keluarga, pengorbanan, dan pilihan hidup. Produksi menempatkan nilai-nilai itu sebagai inti narasi agar pesan tersampaikan jelas kepada penonton lintas usia.
Rilis di bioskop pada 30 Juli 2026 memberi waktu bagi promosi dan diskusi publik tentang tema film. Penonton dapat menantikan bagaimana kisah keluarga dan konsekuensi pilihan disajikan secara emosional dan edukatif.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Madani Film Festival 2026 Usung Tema Rimpang, Digelar 7-11 Oktober
Madani Internasional Film Festival 2026 bertema Rimpang digelar 7-11 Oktober di Jakarta, mendorong kolaboras...
Song Kang dan Kim Sohyun Reuni di Drakor 'White Scandal'
Song Kang dan Kim Sohyun dipastikan reuni sebagai pemeran utama drama MBC 'White Scandal', adaptasi webtoon...
DKJ Imbau Warga Waspada Pembelian Tiket 'Orchestra Experience'
DKJ mengimbau warga berhati-hati membeli tiket 'Orchestra Experience' setelah laporan dan pembatalan mendada...
Olivia Pilih Isyana untuk Lagu Pancasila Beraransemen Orkestra
Produser Olivia Zallianty memilih Isyana Sarasvati menyanyikan lagu Pancasila versi orkestra untuk menjangka...
Lee Jae Wook Bintangi Dead-End Job, Tayang 30 Oktober 2026
Lee Jae Wook membintangi serial Netflix Dead-End Job, tentang pekerja paruh waktu yang menerima tawaran berb...
Serial Fast & Furious Tayang 2028, Vin Diesel Jadi Produser
Peacock setujui serial Fast & Furious tayang 2028; Vin Diesel akan menjadi produser eksekutif dan proyek ber...