Polsek Siantar Marihat Pantau Penjemuran Jagung Petani Binaan
Siantar, 8 Juli — Polsek Siantar Marihat melakukan monitoring penjemuran jagung milik petani binaan pada Rabu (8/7) siang di Simarimbun Dolok, Gg. Umbul, Jl. Raya Sidamanik, Kelurahan Simarimbun. Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolsek Siantar Marihat AKP David Eka Putra melalui Bhabinkamtibmas Bripka Johannes C. Siregar. Tujuannya untuk mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan dan menjaga keamanan hasil panen di tingkat petani.
Monitoring lapangan oleh Bhabinkamtibmas
Bripka Johannes C. Siregar ditugaskan memantau proses pengeringan jagung di lokasi. Ia berinteraksi langsung dengan petani binaan untuk memastikan proses penjemuran berjalan baik dan tidak terjadi gangguan selama penjemuran. Kegiatan ini sekaligus meningkatkan kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat dan mempererat silaturahmi antara Bhabinkamtibmas dan warga.
Data hasil panen
Petani binaan yang dimonitor adalah pasangan suami istri, Saut Miduk Siahaan dan Boru Hutagaol. Mereka mengelola lahan jagung seluas sekitar 5 rante dan telah menggiling serta menjemur hasil panen sebanyak 14 goni (sekitar 700 kilogram). Menurut pemilik, setelah jagung kering, hasil panen akan dijual ke Bulog Pematangsiantar.
Peran Polri dalam ketahanan pangan
Dalam kesempatan tersebut, petugas juga menerima keluhan dan memberikan pembinaan kepada petani. Langkah ini sejalan dengan dukungan Polri terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan (Hanpang), khususnya untuk komoditas jagung. Selain aspek pembinaan, kehadiran petugas dimaksudkan untuk mencegah potensi tindak pidana yang dapat mengganggu proses panen dan distribusi hasil pertanian.
Dampak dan tindak lanjut
Kegiatan monitoring yang dilakukan Polsek Siantar Marihat diharapkan menjaga kelancaran pemasaran hasil panen petani binaan sekaligus memberi rasa aman. Kapolsek menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan untuk mendukung program pemerintah dan memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat pertanian setempat.
Dengan langkah-langkah pengawasan dan pembinaan ini, petani diharapkan dapat lebih tenang mengelola panen dan menyalurkan hasilnya ke pasar atau lembaga pembelian resmi seperti Bulog.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Wawali Sabang Hadiri HUT ke-27 Bireuen, Ajak Perkuat Kerja Sama Antar Daerah
Wawali Sabang Suradji Junus menghadiri HUT ke-27 Bireuen (12/10), menyampaikan harapan peningkatan pembangun...
Aceh Besar Dukung PKM UIN Ar-Raniry, 517 Mahasiswa Turun
Pemkab Aceh Besar bahas PKM UIN Ar-Raniry melibatkan 517 mahasiswa di Lhoknga dan Leupung, mulai 22 Oktober...
Bupati Aceh Besar Tekankan Pelestarian Bahasa Aceh di Festival 2026
Bupati Aceh Besar minta peran bersama menjaga bahasa Aceh dan mendorong perlindungan hak budaya seperti kuah...
Kecelakaan di Simalungun: 5 Luka, Ibu Hamil Alami Keguguran
Kecelakaan di Jalan Medan Km 20-21, Simalungun, menewaskan tidak ada korban jiwa; lima penumpang luka dan se...
Wesly Silalahi Hadiri Ibadah Utus-Sambut di GPIB Maranatha
Wali Kota Wesly Silalahi hadir dalam ibadah utus-sambut GPIB Maranatha, memberi penghargaan kepada pendeta l...
Alokasi Bantuan Bedah Rumah Sumut 2026 Melonjak Jadi 15.011 Unit
Pemprov Sumut meningkatkan alokasi bedah rumah 2026 menjadi 15.011 unit; pemda diminta segera lengkapi admin...