Prabowo Targetkan Modernisasi 350 RS dan 10.000 Puskesmas
Presiden Prabowo Subianto menargetkan modernisasi 350 rumah sakit dan 10.000 puskesmas dalam waktu tiga tahun. Pernyataan itu disampaikan saat meresmikan RSUD K.H. Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat.
Target dan waktu pelaksanaan
Pemerintah menargetkan pembangunan, perbaikan, dan modernisasi fasilitas kesehatan itu rampung dalam tiga tahun. Rencana tersebut dirancang oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Tujuannya mempercepat peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat di seluruh kabupaten.
“Dalam 3 tahun yang akan datang kita akan membangun, kalau bisa memperbaiki dan renovasi 350 sampai 400 rumah sakit di seluruh kabupaten di Indonesia. Kita juga akan memperbaiki dan memodernisasi 10.000 puskesmas di seluruh Indonesia,”
Realisasi sementara
Sampai saat ini pemerintah melaporkan sudah membangun 22 RSUD. Dari 22 RSUD tersebut, 20 rumah sakit telah mulai memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.
“Kita sudah membangun 22 RSUD pada tahun 2025, dan 2026 ini kita bangun 22 lagi. Alhamdulillah 20 RS pertama sudah selesai dibangun dan sudah mulai melayani masyarakat,”
Contoh: RSUD K.H. Muhammad Thohir
RSUD K.H. Muhammad Thohir diresmikan sebagai bagian dari program yang disebut Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau quick win sektor kesehatan. Peresmian ini menjadi simbol awal pelaksanaan target nasional tersebut.
Dampak dan tantangan
Modernisasi fasilitas kesehatan diharapkan memperluas akses dan meningkatkan mutu layanan di daerah. Namun pelaksanaan massal memerlukan koordinasi anggaran, sumber daya manusia, dan logistik. Pemerintah perlu memastikan distribusi tenaga kesehatan serta kelayakan peralatan medis.
Langkah selanjutnya adalah memperjelas skema prioritas kabupaten, jadwal pengerjaan, serta mekanisme pengawasan. Publik juga menanti rincian anggaran dan timeline yang transparan agar target tiga tahun bisa dipertanggungjawabkan.
Penutup
Target modernisasi 350–400 rumah sakit dan 10.000 puskesmas menegaskan fokus pemerintah pada infrastruktur kesehatan. Keberhasilan program akan tergantung pada implementasi teknis dan kesinambungan pendanaan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Zulhas: Pangkas Aturan, RI Berhenti Impor 7 Komoditas Pangan
Zulhas: pemangkasan aturan dorong RI hentikan impor tujuh komoditas, naikkan penyerapan pupuk dan surplus be...
Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Sejumlah Rumah Rusak
Gempa M 6,1 mengguncang Sumba Barat Daya pada 4 Okt 2026, merusak sejumlah rumah dan membuat warga batal ber...
APP Group Dorong Transfer Pengetahuan Antar Generasi Pekerja
APP Group mendorong transfer pengetahuan dari karyawan senior ke generasi muda melalui Long Service Award 20...
Kemenperin Dorong IKM Fesyen Baca Pasar lewat Design Canvas
Kemenperin mendorong IKM fesyen gunakan Design Canvas & Maker untuk menciptakan produk sesuai kebutuhan kons...
Basarnas Ungkap Risiko Penyelaman KM Virgo: Gelap & Kontaminasi
Basarnas sebut penyelaman di kecelakaan KM Virgo berisiko tinggi: visibilitas rendah, debris, kontaminasi, d...
Kemenperin Gandeng Mahasiswa Kembangkan IKM Fesyen-Kriya
Kemenperin menggandeng mahasiswa melalui program Design Canvas & Design Maker 2026 untuk membantu IKM fesyen...