Visinema Siapkan Sekuel 'Jumbo' dan Perluas IP Animasi
Visinema mengonfirmasi pengembangan sekuel film Jumbo sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat IP lokal hingga 2030. Keputusan ini muncul menyusul kesuksesan besar film pertama, dan menjadi salah satu fokus utama rumah produksi dalam beberapa tahun mendatang.
Sekuel Jumbo masuk daftar proyek
Pengembangan sekuel Jumbo kini tercantum dalam daftar proyek yang tengah disiapkan Visinema. Meski belum ada jadwal tayang resmi, perusahaan menegaskan kelanjutan cerita menjadi prioritas untuk memaksimalkan potensi waralaba yang sudah terbukti populer.
Rencana rilis dan proyek lain
Pendiri Visinema, Angga Dwimas Sasongko, menyatakan perusahaan menyiapkan sejumlah rilis besar dalam beberapa tahun ke depan. Saat ini ada rencana untuk merilis lima film sepanjang 2027, serta proyek animasi aksi-komedi bertema pahlawan super yang ditargetkan tayang 2028.
Memperkuat portofolio animasi
Visinema juga melanjutkan dua waralaba animasi yang sudah dikenal publik, yakni Nussa dan Jumbo. Langkah ini bagian dari strategi membangun kekayaan intelektual yang berdaya saing di pasar internasional, sekaligus menjaga kesinambungan cerita bagi penonton lokal.
Kolaborasi internasional dan pasar Asia
Selain fokus internal pada pengembangan konten, Visinema menegaskan pentingnya kerja sama jangka panjang dengan mitra luar negeri. Perusahaan sedang memperkuat hubungan dengan beberapa negara di Asia untuk memperluas jangkauan distribusi dan pendanaan.
- Tiongkok
- Thailand
- Vietnam
- Filipina
Menurut manajemen, pengembangan cerita yang berakar pada budaya lokal harus sejalan dengan strategi untuk menembus audiens regional dan global.
Dampak dan prospek
Keputusan mengembangkan sekuel Jumbo erat kaitannya dengan keberhasilan film pertama yang masuk daftar film Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperpanjang umur waralaba, tetapi juga membuka peluang kolaborasi kreatif dan komersial di luar negeri.
Ke depan, Visinema tampak menempatkan pembangunan IP sebagai pilar utama. Jika eksekusi berjalan sesuai rencana, penonton dapat menantikan lebih banyak judul lokal berskala internasional dalam beberapa tahun mendatang.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
No Na Rilis 'Star', Angkat Identitas Indonesia lewat Island Pop
No Na merilis 'Star' pada 18 Sep 2026, memadukan pop modern, referensi gamelan, dan nuansa tropis sebagai pe...
Film Horor Indonesia Meluncur di IHFFM 2026, Tayang di Melbourne
IHFFM 2026 diumumkan di Jakarta; festival memutar film horor bertema mitologi Indonesia di The Capitol, Melb...
Rekomendasi Film Adaptasi Gim, Termasuk Resident Evil (2026)
Tujuh rekomendasi film adaptasi gim untuk ditonton, termasuk Resident Evil yang tayang di Indonesia 16 Septe...
Produser Janji Bangun Rumah Singgah Jika Film Istimewa Capai 1 Juta
Produser film Istimewa berjanji membangun Rumah Singgah di tiap provinsi jika film mencapai satu juta penont...
Netflix Produksi Narnia: The Magician’s Nephew, Rilis Feb 2027
Netflix produksi film Narnia karya C. S. Lewis, sutradara Greta Gerwig; rilis bioskop 12 Feb 2027 dan tayang...
The Scandal Tayang di Netflix: Romansa Berbahaya di Era Joseon
The Scandal tayang di Netflix 18 Sept 2026; romansa berbahaya berlatar Joseon dengan Son Ye-jin, Ji Chang-wo...