Mensos Minta DNIKS Perkuat Data dan Inovasi Kesejahteraan Sosial
Menteri Sosial Saifullah Yusuf meminta Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) memperkuat peran melalui data dan inovasi. Pernyataan itu disampaikan saat peringatan HUT ke-59 DNIKS di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial, Jakarta, Jumat, 24 Juli 2026. Tujuannya untuk mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan mengatasi kesenjangan sosial yang masih besar di Indonesia.
Inti pesan Mensos kepada DNIKS
Saifullah Yusuf menekankan lima pesan utama kepada DNIKS sebagai mitra kerja pemerintah. Fokusnya pada akurasi data, peningkatan kapasitas, akreditasi lembaga, penguatan kemitraan, dan inovasi program sosial. Langkah ini dinilai penting untuk menyasar kelompok rentan secara tepat sasaran.
Peran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional
Mensos meminta DNIKS aktif memanfaatkan dan ikut memutakhirkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Sistem data terpadu ini telah dijalankan sejak 2025. Pemutakhiran data melibatkan Kementerian Sosial, pemerintah daerah, dan kementerian terkait untuk memastikan intervensi tepat sasaran.
"DNIKS harus juga ikut peduli untuk menghadirkan data yang akurat. Sejak tahun 2025 kita memiliki Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Tugas Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah dan kementerian lain adalah membantu pemutakhiran data tersebut,"
Isu kesenjangan sosial dan prioritas program
Mensos menyoroti tiga tantangan besar: kemiskinan dan ketimpangan ekonomi, kualitas pendidikan yang belum merata, serta pengangguran dan keterbatasan lapangan kerja. Ia mengakui ada keberhasilan, namun menyebut masalah itu sebagai "PR besar" yang perlu penanganan terintegrasi.
"Ada keberhasilan kita, tetapi juga ada PR besar kita, yaitu mengenai kesenjangan. Setidak-tidaknya ada tiga, yakni kemiskinan dan ketimpangan ekonomi, kualitas pendidikan yang belum merata, serta pengangguran dan keterbatasan lapangan pekerjaan,"
Peningkatan kapasitas dan akreditasi lembaga sosial
Salah satu pesan Mensos adalah penguatan kapasitas sumber daya manusia dan perluasan akreditasi Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) di seluruh Indonesia. DNIKS juga didorong memperluas kemitraan dan menghadirkan inovasi program yang adaptif bagi komunitas lokal.
Respon DNIKS dan sinergi lintas kementerian
Ketua Umum DNIKS Effendy Choirie menyatakan lembaga tersebut akan memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat daerah. Forum ulang tahun dijadikan momentum untuk membangun kolaborasi yang lebih efektif dengan pemerintah.
"Melalui forum ini saya mengajak kita membangun kolaborasi. Kolaborasi untuk pemberantasan kemiskinan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan Indonesia,"
Wakil Menteri Desa Ahmad Riza Patria menekankan pentingnya sinergi kebijakan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan di kawasan pedesaan. "Semua program Bapak Presiden yang disasar utamanya adalah masyarakat di level bawah. Karena itu Kementerian Desa bersama Kementerian Sosial harus terus bersinergi mempercepat pengentasan kemiskinan," ujar Ahmad Riza Patria.
Penutup: simbol komitmen kolaborasi
Rangkaian HUT DNIKS ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol komitmen memperkuat kerja sama lintas sektor. Upaya pemutakhiran data, peningkatan kapasitas, dan inovasi program disebut krusial untuk mendorong kesejahteraan yang lebih merata.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendag: Pangan Bukan Instrumen Tekanan Geopolitik
Mendag Budi Santoso menegaskan pangan tak boleh jadi alat tekanan geopolitik dan mendorong solusi WTO untuk...
MenPPPA Pastikan Pendampingan Terbuka bagi Korban Perundungan
MenPPPA Arifah Fauzi memastikan layanan pendampingan tetap tersedia bagi anak korban perundungan; Kemenkes b...
Kemenperin Buka Ruang Gen Z untuk Kembangkan Industri Batik
Kemenperin ajak Gen Z berperan dalam pengembangan industri batik melalui desain, teknologi, dan pemasaran di...
Tokoh Konghucu Budi Tanuwibowo Masuk Wantimpres
Budi Tanuwibowo dilantik jadi anggota Wantimpres; ia terharu karena komunitas Konghucu yang minoritas mendap...
MenPPPA Pastikan Penanganan Perundungan Anak di Tangsel
MenPPPA Arifah Fauzi pastikan penanganan dugaan perundungan anak di Tangerang Selatan prioritaskan keamanan,...
Komdigi Minta Operator Ubah Paket Non-Rollover
Komdigi minta operator segera ubah paket non-rollover agar sisa kuota dilindungi secara ekonomi, bukan hanya...