MKKS SMP Wilayah V Latih Guru Pakai Papan Interaktif Digital
Kota Jantho, Aceh Besar — Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Wilayah V menggelar pengimbasan pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) pada Rabu, 14 Oktober, di SMP Negeri 1 Darussalam. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam penggunaan teknologi digital untuk pembelajaran yang lebih interaktif dan berpusat pada siswa.
Kegiatan dan tujuan
Acara dibuka oleh Sekretaris PGRI Aceh Besar, Fakhriadi SPd MSi, dengan tema "Mewujudkan Profesionalisme Guru SMP Wilayah V yang Inovatif dan Kreatif di Era Digital". Kegiatan dirancang untuk memberi keterampilan praktis pengoperasian PID serta strategi penerapannya dalam proses belajar mengajar.
Pernyataan pejabat
Fakhriadi menekankan bahwa peningkatan kompetensi guru harus berdampak langsung terhadap kualitas pembelajaran. Ia meminta organisasi profesi guru menguatkan kerja sama untuk mempercepat transfer pengetahuan ke sekolah.
"Peningkatan kompetensi guru harus berdampak langsung pada kualitas pembelajaran. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam kegiatan ini harus diterapkan di sekolah agar manfaatnya dirasakan oleh siswa,"
— Fakhriadi, Sekretaris PGRI Aceh Besar
Sementara itu, Ketua MKKS SMP Wilayah V, Zulhelmi Z MPd, mendorong peserta mengikuti pembekalan dengan serius agar dapat menguasai PID dan menerapkannya sesuai kebutuhan masing-masing sekolah.
"Kami berharap guru dapat menguasai penggunaan Papan Interaktif Digital dan menerapkannya sesuai kebutuhan pembelajaran di sekolah masing-masing,"
— Zulhelmi Z, Ketua MKKS SMP Wilayah V
Peserta dan manfaat
Kegiatan diikuti sekitar 28 guru dan 14 kepala sekolah, serta dihadiri seluruh pengurus MKKS SMP Wilayah V. Pelatihan menitikberatkan pada praktik penggunaan PID untuk meningkatkan interaksi di kelas dan mendukung pembelajaran aktif.
- Peserta: 28 guru
- Kepala sekolah: 14 orang
- Lokasi: SMP Negeri 1 Darussalam, Kecamatan Darussalam
Konteks dan tindak lanjut
Materi ini juga menjadi bagian peringatan HUT PGRI 2026 dan merupakan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Aceh Besar. MKKS mendorong agar keterampilan yang diperoleh segera diterapkan di kelas sehingga siswa merasakan manfaat riil dari pembelajaran digital.
Kegiatan ini memberi pijakan awal bagi penerapan pembelajaran digital yang lebih luas di wilayah tersebut.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemkab Taput Relokasi Pedagang Tanggul Aek Sigeaon
Pemkab Taput dan pedagang Tanggul Aek Sigeaon sepakat relokasi untuk penataan dan mitigasi bencana; tenggat...
Satpol PP Aceh Besar Bongkar Bangunan Liar di Akses Bandara SIM
Satpol PP Aceh Besar menertibkan dan membongkar bangunan liar di jalan lintas Bandara SIM untuk mengembalika...
Kabut Asap Ganggu Wisatawan di Danau Toba
Kabut asap tebal menutupi Danau Toba, mengganggu wisatawan mancanegara; BMKG sebut kualitas udara PM2.5 terg...
Dinkes Siagakan Puskesmas 24 Jam Antisipasi Kabut Asap di Madina
Dinkes Mandailing Natal siagakan puskesmas dan RSUD 24 jam untuk antisipasi peningkatan ISPA akibat kabut as...
Polda Sumut Periksa Penyidik Usai Kalah Praperadilan; Kasus Sabu 24 Kg Ditangani
Polda Sumut periksa penyidik usai kalah praperadilan Dhody Thahir; Polrestabes Medan menangkap kurir 24 kg s...
Dapur Umum PDI Perjuangan Medan Bagikan Ratusan Porsi di Djamin Ginting
DPC PDI Perjuangan Medan dan PAC Medan Baru menggelar Dapur Umum di Jalan Djamin Ginting, membagikan ratusan...