Mensos Gus Ipul Tegaskan Tiga Pilar bagi Kepala Sekolah Rakyat
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menekankan tiga pilar utama bagi Kepala Sekolah Rakyat dalam Rapat Koordinasi melalui Zoom pada Rabu, 2 September 2026. Pilar itu adalah pengawasan, kepatuhan, dan kolaborasi untuk menjamin keamanan dan tata kelola sekolah berbasis asrama.
Tiga pilar utama
Gus Ipul meminta kepala sekolah menjadikan tiga pilar sebagai panduan operasional sehari-hari. Pengawasan menjadi prioritas karena sistem boarding school menuntut pengawasan penuh terhadap siswa.
- Pengawasan: Seluruh siswa harus terawasi selama 24 jam. Pengawasan diperlukan untuk mencegah perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi. Kepala sekolah dapat melibatkan wali asuh, wali asrama, dan memanfaatkan CCTV.
- Kepatuhan: Kepatuhan pada prosedur dan tata kelola mencakup pengelolaan keuangan yang bersih, bebas korupsi, serta standar pembelajaran dan pengelolaan asrama yang setara di semua Sekolah Rakyat.
- Kolaborasi: Konsolidasi pemangku kepentingan meliputi hubungan baik dengan masyarakat sekitar, pemerintah daerah (pemda), dan keterlibatan aktif guru tamu.
Yang pertama yang ingin jadi perhatian kita bersama adalah soal pengawasan. Karena ini boarding school (sekolah berasrama), maka anak-anak harus terawasi selama 24 jam, tanpa kompromi
Langkah operasional dan pengawasan
Penguatan pengawasan mencakup pengaturan petugas asrama, sistem pelaporan, dan pemasangan kamera pengawas. Gus Ipul juga menekankan pentingnya peran pemda dalam penguatan dukungan keamanan, kebersihan, dan penanganan kasus.
Tidak boleh bekerja setengah-setengah di lingkungan Sekolah Rakyat. Pemda dilibatkan dalam pengawasan, perkuat dukungan keamanan, kebersihan, dan penanganan kasus
Selain itu, kepala sekolah diminta memastikan pengelolaan keuangan transparan dan menghindari konflik kepentingan. Standar pembelajaran serta praktik pengelolaan asrama harus diterapkan secara setara di seluruh sekolah.
Laporan kondisi peserta didik dan tenggat waktu
Gus Ipul meminta setiap kepala sekolah menyusun laporan bulanan tentang kondisi peserta didik mulai bulan depan. Laporan ini dimaksudkan untuk memantau kesiapan siswa dan menyesuaikan program pembelajaran serta penanganan kebutuhan khusus.
- Isi laporan meliputi kondisi kesehatan, perkembangan mental, dan latar belakang siswa.
- Tenggat adaptasi diberikan selama satu sampai tiga bulan sebelum program selanjutnya dijalankan.
Saya masih memberikan satu kesempatan selama satu sampai tiga bulan kepada para kepala sekolah ini untuk beradaptasi, untuk menyesuaikan diri dengan siswa yang baru, dengan lingkungan yang baru. Setelah itu kita harus take off
Dampak dan prospek
Penegasan tiga pilar ini dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan akuntabel. Dengan pengawasan yang ketat, tata kelola yang bersih, dan keterlibatan pemangku kepentingan, harapannya Sekolah Rakyat dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberi jaminan masa depan yang lebih baik bagi siswa.
Tiga pilar ini tidak bisa ditawar sebagai landasan operasional setiap penyelenggara Sekolah Rakyat untuk melindungi hak dan keselamatan anak.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemkomdigi Tegaskan Takedown Konten di Pejompongan Kewenangan PSE
Kemkomdigi menegaskan takedown video Pejompongan adalah kewenangan PSE, bukan permintaan pemerintah, sambil...
Menkeu Siapkan Layer Cukai Baru untuk Tekan Rokok Ilegal
Menkeu Purbaya siapkan layer tarif cukai baru untuk memberi jalur bagi pengusaha rokok ilegal bergabung ke s...
Kemenko Pangan Genjot Hilirisasi Susu Kambing untuk Peternak
Kemenko Pangan mendorong hilirisasi susu kambing sejak produksi hingga pemasaran untuk membuka pasar dan men...
Mensos Wajibkan Pengawasan 24 Jam di Sekolah Rakyat
Mensos minta kepala Sekolah Rakyat awasi murid 24 jam untuk cegah bullying, kekerasan seksual, dan dampak ka...
Inflasi Beras Agustus 2026 Turun, CBP Disalurkan 1,9 Juta Ton
Inflasi beras Agustus 2026 turun ke 2,77%; pemerintah menyalurkan hampir 1,9 juta ton CBP untuk menstabilkan...
Bapanas Salurkan 181.186,53 Ton Beras Bantuan di Jawa Barat
Bapanas menyalurkan 181.186,53 ton beras di Jawa Barat untuk 6.039.551 penerima pada Juli–September 2026, te...