Bapanas Salurkan 181.186,53 Ton Beras Bantuan di Jawa Barat
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyalurkan 181.186,53 ton beras bantuan pangan di Provinsi Jawa Barat untuk alokasi periode Juli–September 2026. Program itu ditujukan kepada 6.039.551 Penerima Bantuan Pangan untuk meringankan beban pengeluaran rumah tangga.
Penyaluran di Subang: lokasi dan jumlah
Di Kabupaten Subang, alokasi tercatat sebesar 8.338,62 ton beras yang disiapkan bagi 277.954 Penerima Bantuan Pangan. Penyerahan dilakukan di Desa Ciasem Girang pada Rabu, 2 September 2026.
Pada kegiatan tersebut, Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, hadir untuk mengecek langsung proses penyaluran di lapangan. Sebanyak 321 penerima hadir dan mengikuti penyerahan secara langsung di lokasi.
“Bagaimana kabarnya bapak ibu semua? Damang? Alhamdulillah, hari ini bantuan pangan dari Bapak Presiden disalurkan untuk rakyat. Semoga berkah ya,”
Mandat presiden dan tujuan program
Amran menjelaskan bahwa program ini merupakan amanat dari Presiden Prabowo untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh masyarakat. Program bantuan bertujuan utama mengurangi beban pengeluaran rumah tangga penerima manfaat.
“Kami sebagai Kepala Bapanas diperintahkan Bapak Presiden untuk membagi bantuan pangan kepada 33,24 juta penerima di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Subang,”
Respon warga dan alokasi di kecamatan lain
Warga Desa Ciasem menyambut positif penyaluran beras tersebut. Mereka menyatakan bantuan mampu memenuhi kebutuhan harian sekaligus menopang kondisi ekonomi keluarga.
“Senang sekali karena membantu ekonomi kami. Saya berharap bantuan ini dapat dilanjutkan dan kami mendapat bantuan lagi,”
Di tingkat kecamatan, Kecamatan Ciasem tercatat memiliki 24.075 Penerima Bantuan Pangan. Selain itu, wilayah Sukamandi menerima alokasi total 722,25 ton beras yang disalurkan ke sembilan desa dan kelurahan setempat.
“Saya berterima kasih sudah diberi bantuan sama Pak Presiden. Mudah-mudahan ke depannya berasnya lanjut karena sangat membantu sekali,”
Dampak langsung dan harapan ke depan
Penyaluran ini menunjukkan upaya pemerintah pusat melalui Bapanas dalam menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban rumah tangga selama kuartal ketiga 2026. Respon positif warga mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat terhadap bantuan pangan bersubsidi.
Ke depan, keberlanjutan program akan menjadi perhatian penerima dan pihak terkait, mengingat manfaat langsungnya terhadap stabilitas ekonomi rumah tangga di daerah penerima.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...