Pertagas Raih Empat Penghargaan IQSA 2026 atas Budaya Keselamatan
PT Pertamina Gas (Pertagas) meraih empat penghargaan pada Indonesia QHSE for Business Sustainability Awards (IQSA) 2026, setelah mencatatkan 123.312.070 jam kerja tanpa kecelakaan hingga Juli 2026. Penghargaan diumumkan pada 28 Agustus 2026 di Jakarta dan dilaporkan perusahaan pada Rabu, 2 September 2026, sebagai pengakuan atas penerapan budaya keselamatan dan inovasi digital operasional.
Rangkaian penghargaan yang diraih
Pertagas menerima empat kategori penghargaan utama yang menegaskan komitmen perusahaan terhadap kualitas, keselamatan, kesehatan, lingkungan, dan keberlanjutan:
- The Best Safety Culture and Sustainability 2026
- The Best QHSE Digital Innovation 2026
- The Best CEO for Corporate QHSE Excellence 2026 — untuk Direktur Utama Indra P. Sembiring
- The Best QHSE Leadership 2026 — diterima oleh VP HSSE Rotua Elyzabeth
Kutipan manajemen
Direktur Keuangan dan Dukungan Bisnis Pertagas, Arifin Ahmad, menyampaikan apresiasi atas kerja tim dalam menjaga standar keselamatan. Ia menekankan hubungan langsung antara lingkungan kerja aman dengan produktivitas dan keberlangsungan operasi.
"Pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh Perwira Pertagas yang konsisten mengimplementasikan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Lingkungan kerja yang aman dan sehat akan berdampak langsung pada produktivitas pekerja, sekaligus menjadi bagian dari strategi manajemen risiko jangka panjang bagi keberlangsungan operasional perusahaan," ujar Arifin.
VP HSSE Pertagas, Rotua Elyzabeth, yang menerima penghargaan kepemimpinan QHSE secara langsung, menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi kebiasaan berkelanjutan lintas generasi pekerja.
"Keselamatan dalam bekerja bukan sekadar himbauan atau capaian teknis yang bersifat sementara. Keselamatan harus menjadi budaya dan kebiasaan yang terus terjaga lintas generasi pekerja, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan, baik oleh individu maupun lingkungan kerja secara luas. Kami di Pertagas berkomitmen untuk terus memperkuat budaya keselamatan berkelanjutan di seluruh wilayah operasi," ujar Rotua.
Dampak dan komitmen berkelanjutan
Penghargaan ini menegaskan strategi Pertagas dalam memperkuat QHSE melalui digitalisasi dan budaya keselamatan. Pencapaian lebih dari 123 juta jam kerja tanpa kecelakaan sampai Juli 2026 menjadi bukti penerapan standar yang konsisten.
Pertagas menyatakan akan terus meningkatkan keterlibatan seluruh pekerja dalam menjaga standar keselamatan operasional. Upaya ini juga dinilai penting untuk mendukung penciptaan nilai tambah dan menjaga ketahanan energi nasional.
Prospek ke depan
Dengan pengakuan IQSA 2026, Pertagas diperkirakan akan melanjutkan investasi pada transformasi digital dan program K3 untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian keselamatan. Monitoring berkelanjutan dan pelatihan lintas generasi pekerja menjadi fokus agar budaya keselamatan tidak hanya tercapai, tetapi juga berlanjut.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...