PU Gandeng BRIN dan Kemenhan Kembangkan Desalinasi
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan akan bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) untuk mengembangkan teknologi pengolahan air laut menjadi air bersih. Pernyataan itu disampaikan Menteri PU Dody Hanggodo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 2 September 2026. Tujuan kerja sama adalah menerapkan solusi pengolahan air pada wilayah yang kekurangan sumber air bersih.
Kerja sama teknis dengan BRIN dan Kemenhan
Kementerian PU menilai BRIN dan Kemenhan memberi dukungan teknis yang diperlukan. BRIN diandalkan untuk riset dan inovasi teknologi. Kemenhan dapat membantu aspek logistik dan penyediaan infrastruktur di lokasi terpencil. Menurut Menteri Dody, kedua lembaga itu "yang bisa support" program ini.
"Ya itu ada dua yang bisa support kita, satu BRIN, satunya Kemenhan. Itu yang bisa support,"
Rencana pemasangan dan target wilayah
Rencana awal adalah memasang unit pengolahan di beberapa kecamatan dan desa yang membutuhkan. Pemerintah akan menentukan lokasi prioritas berdasarkan ketersediaan air dan kebutuhan masyarakat. Unit yang dipasang ditargetkan dapat memenuhi kebutuhan air untuk konsumsi dan kegiatan sehari-hari.
Edukasi masyarakat dan keberlanjutan operasi
Pemerintah menekankan pentingnya pelatihan masyarakat agar perangkat dapat dioperasikan dan dirawat secara optimal. Tanpa keterlibatan warga, risiko kerusakan cepat meningkat dan manfaat tidak berkelanjutan. Menteri Dody menegaskan perlunya persiapan pengguna agar "sustainable-nya itu tetap terjaga-jaga."
"Soalnya kita pasang hari ini, nanti seminggu lagi rusak, itu kan juga harus kita pikirkan. Jadi masyarakat sendiri harus kita siapkan untuk bisa mengoperasikan alat ini dengan secara optimum," ujar Dody.
Dampak dan langkah ke depan
Jika berhasil, program ini berpotensi meningkatkan akses air bersih di wilayah pesisir dan pulau kecil. Pemerintah berencana mengkombinasikan pemasangan teknologi dengan program pelatihan jangka panjang. Tahapan selanjutnya mencakup uji coba teknologi, penentuan lokasi prioritas, dan skala pilot sebelum implementasi lebih luas.
Catatan: Kementerian PU menempatkan keberlanjutan teknis dan pemberdayaan masyarakat sebagai fokus utama agar investasi teknologi memberi manfaat jangka panjang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...