Bawaslu Refleksi Kepemimpinan Jelang Purnabakti
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menggelar diskusi refleksi kepemimpinan menjelang purnabakti pimpinan, Kamis, 5 September 2026 di Pangandaran, Jawa Barat. Acara bertajuk "Refleksi Kepemimpinan Bawaslu Jelang 5 Tahun" bertujuan mengevaluasi kinerja lembaga dan merumuskan catatan perbaikan tanpa tekanan tahapan pemilu.
Refleksi saat non-tahapan pemilu
Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, mengatakan momentum ini dipilih agar evaluasi berlangsung tenang dan rasional. Ia menilai kondisi non-tahapan pemilu memberi ruang untuk kritik yang konstruktif.
Menurut Lolly, pertemuan sebelum memasuki masa purnabakti menjadi penting untuk menangkap pelajaran dan kelemahan yang perlu diperbaiki. Hal ini diharapkan memperbaiki kualitas pengawasan pemilu ke depan.
Peran strategis media massa
Lolly menekankan media massa memiliki peran strategis dalam proses refleksi dan evaluasi. Dengan prinsip independen dan keberimbangan, media diharapkan memberi catatan kritis yang nyata bagi Bawaslu.
"Sesungguhnya karena kita ingin refleksi ini melahirkan kejujuran, kami berharap teman-teman jurnalis itu senantiasa dekat dengan Bawaslu, tetapi tetap independen, bersahabat dengan Bawaslu, tetapi tetap punya nalar kritis yang bisa mengkritik kami,"
— Lolly Suhenty
Harapan atas catatan kritis dan berimbang
Lolly meminta media menjadi mitra yang mampu menilai kinerja Bawaslu secara adil. Ia menginginkan catatan yang jelas: apresiasi jika baik, pertanyaan jika kurang, dan kritik jika keliru.
"Yang Bawaslu butuhkan adalah media menjadi kawan untuk mewartakan apa yang dikerjakan oleh Bawaslu. Kalau baik, sepatutnya diapresiasi, kalau kurang, sepatutnya dipertanyakan, kalau keliru, sepatutnya dikritik,"
— Lolly Suhenty
Langkah ke depan
Refleksi ini diharapkan menghasilkan rekomendasi yang dapat dipakai oleh kepemimpinan berikutnya. Selain itu, catatan media akan menjadi bahan evaluasi internal untuk meningkatkan efektivitas pengawasan.
Dengan momentum non-tahapan pemilu, Bawaslu berupaya menjaga independensi proses evaluasi dan menghasilkan perbaikan tanpa pengaruh hiruk-pikuk tahapan pemilu.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...