MenHAM: Semangat Kemerdekaan Harus Dirasakan Seluruh Rakyat
Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai mengikuti upacara HUT ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Senin, 17 Agustus 2026. Pigai menegaskan kemerdekaan harus dirasakan seluruh masyarakat dan peringatan ini menjadi momentum memperkuat persatuan bangsa.
Pesan persatuan dari Nabire
Pigai meminta agar semangat kemerdekaan tidak hanya diperingati secara simbolis, tetapi juga dirasakan nyata oleh seluruh lapisan masyarakat. Ia mengajak pejabat dan rakyat bersatu dari Sabang sampai Merauke untuk mewujudkan kehidupan yang adil dan bermartabat.
“Semangat upacara kemerdekaan itu harus dirasakan di seluruh Indonesia. Seluruh pejabat maupun rakyat harus bersatu dari Sabang sampai Merauke,”
Komitmen pemajuan HAM
Menurut Pigai, memperkuat persatuan terkait erat dengan pemajuan hak asasi manusia. Komitmen negara perlu diwujudkan melalui langkah konkret agar kemerdekaan terasa di setiap daerah.
Ia merinci cakupan komitmen tersebut, yaitu penghormatan, perlindungan, penegakan, pemenuhan, dan pemajuan HAM. Bentuknya harus nyata sehingga warga merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
- Penghormatan HAM
- Perlindungan HAM
- Penegakan HAM
- Pemenuhan HAM
- Pemajuan HAM
“Api pijar kemerdekaan itu bisa terpancar di setiap sudut Indonesia, setiap provinsi, setiap kabupaten dan kota. Apalagi wilayah-wilayah konflik,”
Makna kunjungan ke Papua Tengah
Kehadiran Natalius Pigai di Papua Tengah menyimpan makna khusus karena merupakan daerah asalnya. Ia menegaskan bahwa masyarakat Papua adalah bagian tak terpisahkan dari persatuan nasional.
“Dari Tanah Papua, semangat kemerdekaan harus terus diperkuat melalui persatuan dan persaudaraan seluruh elemen bangsa,”
Pigai menambahkan, dengan persatuan bangsa dalam bingkai NKRI, Indonesia dapat menjadi negara yang lebih kuat, adil, damai, dan bermartabat bagi seluruh rakyat.
Implikasi dan langkah ke depan
Peringatan HUT ke-81 menjadi momentum evaluasi dan tindakan. Pemerintah dan masyarakat diharapkan menerjemahkan semangat upacara ke kebijakan yang memastikan akses sosial dan perlindungan HAM di seluruh wilayah.
Dengan menempatkan persatuan dan hak asasi sebagai prioritas, Pigai berharap kemerdekaan tidak hanya menjadi simbol, melainkan kenyataan bagi setiap warga negara.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendag: Pangan Bukan Instrumen Tekanan Geopolitik
Mendag Budi Santoso menegaskan pangan tak boleh jadi alat tekanan geopolitik dan mendorong solusi WTO untuk...
MenPPPA Pastikan Pendampingan Terbuka bagi Korban Perundungan
MenPPPA Arifah Fauzi memastikan layanan pendampingan tetap tersedia bagi anak korban perundungan; Kemenkes b...
Kemenperin Buka Ruang Gen Z untuk Kembangkan Industri Batik
Kemenperin ajak Gen Z berperan dalam pengembangan industri batik melalui desain, teknologi, dan pemasaran di...
Tokoh Konghucu Budi Tanuwibowo Masuk Wantimpres
Budi Tanuwibowo dilantik jadi anggota Wantimpres; ia terharu karena komunitas Konghucu yang minoritas mendap...
MenPPPA Pastikan Penanganan Perundungan Anak di Tangsel
MenPPPA Arifah Fauzi pastikan penanganan dugaan perundungan anak di Tangerang Selatan prioritaskan keamanan,...
Komdigi Minta Operator Ubah Paket Non-Rollover
Komdigi minta operator segera ubah paket non-rollover agar sisa kuota dilindungi secara ekonomi, bukan hanya...