Lokal

Medan Percepat Pemasangan U-Ditch untuk Redam Genangan

Bagikan:
Pemasangan U-Ditch oleh Dinas SDABMBK Medan untuk perbaikan drainase di lokasi rawan genangan

Medan — Pemerintah Kota Medan mempercepat pemasangan U-Ditch di titik-titik rawan genangan, termasuk Jalan Abdul Hakim (Medan Selayang) dan Jalan Mandolin (Medan Baru). Langkah ini dilakukan sejak akhir Agustus untuk meningkatkan kapasitas aliran air dan mengurangi risiko banjir saat hujan deras.

Peninjauan dan progres pekerjaan

Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, meninjau langsung lokasi pekerjaan pada Kamis (27/8). Peninjauan bertujuan memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan target yang ditetapkan.

Menurut pihak dinas, pemasangan U-Ditch di dua lokasi itu telah mencapai sekitar 50 persen dari target pekerjaan. Pekerjaan digenjot agar selesai cepat dan manfaatnya dapat segera dirasakan warga.

Tujuan dan manfaat pembenahan drainase

Program ini diinisiasi oleh Wali Kota Medan untuk memperkuat infrastruktur dasar perkotaan. Perbaikan drainase tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada peningkatan kapasitas aliran air agar genangan tidak mudah terjadi kembali.

"Langkah ini sebagai pelaksanaan program pembangunan yang diinisiasi Wali Kota Medan, Bapak Rico Tri Putra Bayu Waas melalui penguatan infrastruktur dasar perkotaan," ujar Khairul Azmi.

Azmi menambahkan bahwa upaya perbaikan drainase harus menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan tangguh terhadap dampak cuaca ekstrem.

"Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, namun juga pada upaya menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan tangguh terhadap dampak cuaca ekstrem," katanya.

Rencana lanjutan dan tantangan

Dinas SDABMBK menyatakan akan melanjutkan pembangunan dan pemeliharaan drainase di berbagai titik kota. Perbaikan jaringan drainase berskala sistemik dianggap perlu agar penanganan genangan tidak bersifat temporer atau sporadis.

Efektivitas program akan terlihat sejauh mana infrastruktur yang dibangun benar-benar mengurangi genangan dan memberi rasa aman bagi warga. Dinas menekankan pentingnya kelanjutan pemeliharaan setelah pemasangan fisik selesai.

Dengan percepatan pekerjaan di beberapa titik, diharapkan kapasitas sistem drainase perkotaan meningkat dan risiko genangan dapat ditekan, terutama saat curah hujan tinggi. Implementasi yang konsisten dan pemeliharaan berkala menjadi kunci agar hasil proyek memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait