Lokal

Polres Pematangsiantar Awasi Program Makanan Bergizi Gratis di SPPG

Bagikan:
Pengawasan program Makanan Bergizi Gratis di SPPG 2 Yayasan Kemala Bhayangkari

Polres Pematangsiantar melalui Seksi Pengawasan (Siwas) melakukan monitoring pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 2 Yayasan Kemala Bhayangkari Pematangsiantar, Rabu 26 Agustus pukul 20.00. Kegiatan bertujuan memastikan kebersihan bahan pangan, kepatuhan terhadap SOP, serta kesiapan relawan dan alat pelindung diri saat proses persiapan dan pengolahan makanan.

Pengawasan langsung di lokasi

Kasubsi Opsnal Siwas, Aiptu H. Simatupang, memimpin pengawasan dan memberikan arahan kepada tim persiapan di SPPG 2. Tim pengawasan mengecek proses pencucian bahan pangan, kelengkapan relawan, serta praktik pengeringan ompreng di steamer. Kegiatan ini berlangsung di kantor SPPG dengan koordinasi langsung bersama Asisten Lapangan Tria Alwanda Nasution.

Rangkaian pemeriksaan yang dilakukan

Dalam rangkaian pengawasan, tim Siwas mengevaluasi beberapa aspek operasional secara rinci. Poin-poin yang menjadi fokus adalah:

  • Pencucian bahan-bahan pengantar sesuai standar kebersihan.
  • Kehadiran relawan di tim persiapan dan kelengkapan APD saat bertugas.
  • Pengawasan proses pencucian dan pengeringan ompreng di steamer.
  • Koordinasi lapangan antara pengawas dan Asisten Lapangan SPPG.

Hasil pengawasan dan arahan

Menurut laporan kegiatan, para relawan tim persiapan hadir lengkap pada saat pemeriksaan. Namun pengawas menekankan pentingnya ketelitian lebih pada proses pencucian bahan pangan sebelum pengolahan. Arahan ini diberikan agar output program tetap memenuhi standar layak konsumsi.

"Dari hasil pengawasan itu, para relawan di persiapan hadir lengkap dan selanjutnya Kasubsi Opsnal Siwas mengingatkan kembali para relawan di tim persiapan agar lebih teliti mencuci bahan-bahan pangan sebelum melakukan pengolahan, hingga bersih dan layak sesuai SOP,"
- Iptu Arwansyah Batubara

Implikasi dan tindak lanjut

Pengawasan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan program MBG berjalan aman dan higienis. Koordinasi berkelanjutan antara pengawas, tim persiapan, dan Asisten Lapangan diharapkan memperkecil risiko kelalaian dalam pengolahan makanan. Pemantauan rutin seperti ini juga berpotensi meningkatkan kepercayaan publik terhadap program pemenuhan gizi yang dijalankan di wilayah setempat.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait