Lokal

Warga Resah, Dugaan Peredaran Sabu Terbuka di Kampung Tempel

Bagikan:
Ilustrasi patroli polisi dan warga di kawasan perdesaan

SEIRAMPAH — Warga Dusun III Kampung Tempel, Desa Tanjung Harap, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdang Bedagai, mengeluhkan dugaan peredaran narkotika jenis sabu yang berlangsung terbuka. Keluhan muncul pada Rabu dan Kamis, 26-27 Agustus, setelah masyarakat melihat indikasi transaksi dan peningkatan aksi pencurian di kawasan tersebut.

Keluhan warga dan temuan di lapangan

Warga menyatakan transaksi diduga masih berlangsung secara terang-terangan. Kondisi ini menimbulkan kecemasan, terutama karena bersamaan dengan maraknya pencurian buah sawit dan barang lainnya.

Transaksi di sini masih sangat bebas dan terang-terangan seperti tidak ada takutnya. Kami sebagai warga sudah sangat resah dengan keadaan ini

Seorang perangkat desa yang dihubungi mengatakan ia mendengar adanya peredaran, namun belum mengetahui identitas pihak yang diduga terlibat. Ia juga menyebut tim kepolisian sempat menemukan barang yang diduga terkait narkoba saat penindakan.

Kalau dengar-dengar ada juga, tapi tidak tahu siapa itunya

Harapan kami dilakukan penindakan. Semalam juga sudah ada penindakan

Tindakan polisi dan pemetaan wilayah

Kasat Narkoba Polres Sergai, AKP Ericsson David, menegaskan informasi dari masyarakat akan dipakai untuk memetakan dugaan peredaran narkotika dan merancang langkah penindakan selanjutnya. Ia memastikan polisi tidak memberi ruang bagi pengguna maupun pengedar.

Kami pastikan tidak ada ruang bagi pengguna dan pengedar di daerah yang dimaksud

Tidak ada ruang bagi pengedar. Kontribusinya itu bisa kita jadikan bahan kerjaan kita ke depan untuk memberantas semua peredaran narkoba yang ada di sana

Ericsson menambahkan bahwa kondisi medan dan karakter wilayah perlu dipetakan agar operasi dapat dilakukan secara aman dan terukur.

Imbauan dan harapan warga

Warga meminta peningkatan patroli dan tindakan tegas dari kepolisian. Mereka berharap penggerebekan dan penindakan dapat menghentikan peredaran serta mengurangi dampak kriminalitas di lingkungan.

Kami sangat memohon kepada pihak kepolisian untuk turun langsung dan menggerebek para pelaku. Jangan biarkan kampung kami makin hancur karena narkoba

Polisi meminta dukungan masyarakat dan stakeholder setempat agar informasi yang masuk dapat membantu memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Serdang Bedagai.

Implikasi dan langkah selanjutnya

Keluhan warga dan langkah awal polisi menunjukkan koordinasi awal antara masyarakat dan aparat. Langkah berikutnya adalah pemetaan wilayah, intensifikasi patroli, dan penindakan berdasarkan bukti. Keberlanjutan operasi akan sangat bergantung pada partisipasi aktif warga dalam melaporkan dugaan transaksi.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait