Maulid Nabi 1448H di Banda Aceh: Tausiah Ajak Jadikan Rasul Teladan
BANDA ACEH, 24 Agustus 2024 — Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Senin malam. Acara mengundang Plt Sekda Aceh Taufik ST M.Si, Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah ST, dan jajaran Forkopimda Aceh. Tausiah disampaikan Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Dr. Misran Fuadi, S.Ag MAP, yang mengajak umat menjadikan Nabi sebagai uswatun hasanah dalam kehidupan sehari-hari.
Tausiah: Nabi sebagai teladan sepanjang masa
Dr. Misran Fuadi menegaskan keteladanan Rasulullah tidak terbatas waktu dan tempat. Nilai-nilai uswatun hasanah harus diterapkan di berbagai profesi dan lingkungan, termasuk aparatur pemerintahan, petani, aparat, dan masyarakat umum. Ia menjelaskan akhlak Nabi merupakan cerminan nilai-nilai Al-Qur’an yang mencakup akidah, ibadah, dan hubungan antarmanusia.
Pesan etika komunikasi di era digital
Dalam konteks modern, tausiah juga menyorot cara berkomunikasi, khususnya penggunaan media sosial. Jamaah diingatkan untuk bijak dan bertanggung jawab saat menyebarkan informasi agar tidak menimbulkan kebencian atau provokasi.
Saring sebelum sharing,
Pesan ini ditekankan sebagai pengingat agar setiap ucapan dan informasi dipertimbangkan terlebih dahulu sebelum dibagikan.
Kisah Hajar Aswad dan pelajaran musyawarah
Dr. Misran mengangkat kisah Nabi Muhammad SAW yang menyelesaikan perselisihan terkait peletakan Hajar Aswad. Nabi melibatkan seluruh pihak sehingga tidak ada kelompok yang merasa dikalahkan. Cerita ini diajukan sebagai teladan pentingnya musyawarah, kerja sama, dan keadilan dalam penyelesaian konflik.
Perbedaan, ukhuwah, dan persatuan
Dalam tausiah juga ditekankan bahwa perbedaan adalah bagian dari sunnatullah. Perbedaan tidak semestinya menjadi sumber perpecahan, tetapi harus dikelola dalam semangat kebersamaan dan persatuan. Persatuan bisa diperkuat melalui:
- Ukhuwah Islamiyah — persaudaraan sesama Muslim;
- Ukhuwah Wathaniyah — persaudaraan sebagai bangsa dan tanah air;
- Ukhuwah Insaniyah — tali persaudaraan antar sesama manusia.
Momentum pembelajaran sirah nabawiyah
Peringatan Maulid di Masjid Raya Baiturrahman dimaknai sebagai momentum untuk membuka dan mempelajari sirah nabawiyah, lalu menerapkan keteladanan Rasul dalam tindakan sehari-hari. Kehadiran Bupati Aceh Besar dan unsur pimpinan bersama Forkopimda Aceh menegaskan semangat kebersamaan dalam memperingati Maulid dan membangun masyarakat berlandaskan nilai Islam dan akhlakul karimah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPR Minta Aparat Tak Beri Toleransi atas Penyiksaan Anak di Medan
Bocah 10 tahun di Medan mengalami penyiksaan berat; anggota DPR Ahmad Doli mendesak aparat menyelesaikan per...
PT JSS Serahkan 6 Hektare untuk Fasilitas Umum di Sukarame Baru
PT JSS berencana menyerahkan 6 hektare lahan di Sukarame Baru untuk fasilitas umum; proses akan melibatkan p...
Polrestabes Medan Tangkap WN Malaysia Pengedar Vape Getar
Polrestabes Medan menangkap WN Malaysia dan kekasihnya, menyita 29 bungkus vape getar yang dibawa dari Malay...
Sergai Rehabilitasi Jalan Simpang Melati sepanjang 4.000 meter
Wabup Sergai tinjau rehabilitasi Jalan Simpang Melati di Perbaungan; proyek hotmix 4.000 m perkuat konektivi...
UKM Tapak Suci UIN Ar-Raniry Sabet 3 Medali di Sumut Open
UKM Tapak Suci UIN Ar-Raniry pulang dengan 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu dari Sumut Open Pencak Silat 20–2...
PKS DPRD Medan Desak Pemko Stabilkan Harga dan Pasokan Pokok
Fraksi PKS DPRD Medan mendesak Pemko Medan mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga dan memastikan...